Jurnal Teknologi Dirgantara Vol. 7 N o. 2 D esember 2009:78-82 78 ANALISIS PERUBAHAN SUHU SATELIT LAPAN-TUBSAT Gunawan S Prabowo, M Arief Saefudin Mechatronics Devision, Indonesian Space and Aeronautics Institute LAPAN, Email: gunawan_prab@yahoo.com ABSTRACT Analysis temperature data of satellite telemetry LAPAN-TUBSAT can be applied to knows temperature condition on the satellite, day-by-day temperature condition and its change. From data processing we got that the highest data temperature is around 70º C s.d 80ºC, average temperature shows around 25ºC and lowest temperature show around -40ºC, and the temperature change have ranges from 0,003º C/second and the highest temperature speed is around 0.04ºC/second, this data could be used in manufacture, test, and assembly of sub system development. Key word: Satellite telemetry, LAPAN-TUBSAT, Manufacture ABSTRAK Analisa data satelit LAPAN-TUBSAT dapat digunakan untuk mengetahui sejauh mana suhu ekstrim yang terjadi, kondisi suhu sehari-hari dan perubahannya. Dari pengolahan data didapatkan bahwa temperatur yang tertinggi adalah sekitar 70º C s.d 80º C, temperatur rata-rata tertinggi yang ada menunjukkan harga sekitar 25ºC dan terendah menunjukkan -40º C, dan perubahan suhu rata-rata berkisar antara 0,003º C/detik dengan perubahan kecepatan suhu yang ekstrem sekitar 0.04º C/detik, data ini dapat menjadi catatan bagi proses pengembangan dan manufaktur sub sistem yang sedang dikembangkan LAPAN. Kata kunci: Satelit telemetri, LAPAN-TUBSAT, Manufaktur 1 PENDAHULUAN Penguasaan teknologi satelit telah menjadi program utama di LAPAN sejak beberapa tahun lalu. Beberapa proyek satelit yang ada seperti program pembuatan LAPAN-TUBSAT maupun program RUK INASAT, diarahkan untuk lebih menguasai teknologi satelit khususnya teknologi manufaktur, perakitan dan testing. Salah satu aspek penguasaan teknologi yang sangat penting dalam bidang satelit adalah aspek manufaktur, yaitu aspek-aspek pengembangan satelit yang menyangkut proses perakitan, komponen dalam sub modul/modul elektronik yang mampu bertahan dalam kondisi ekstrim di ruang angkasa. Aspek ini menjadi rahasia banyak institusi atau pabrikan satelit di dunia. Dan menjadi kunci dimana sub sistem menjadi mahal karena proses pengalaman dan pengujian yang cukup lama. Manufaktur tersebut termasuk bagaimana cara melindungi komponen dari ganasnya kondisi lingkungan antariksa seperti: kondisi suhu, tekanan, debu partikel, dan kondisi antariksa lain. 2 DATA SATELIT LAPAN-TUBSAT Gambar 2-1: LAPAN-TUBSAT