1 Hermeneutika Dilthey sebagai Metode Interpretasi Geisteswissenschaften Zuraidah Khatimah Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Antasari Banjarmasin zuraidahkhatimah@gmail.com Bashori , S. Ag, M. Ag Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Antasari Banjarmasin bashori@uin-antasari.ac.id Abstrak Artikel ini membahas metode interpretasi hermeneutika dengan fokus pada pemikiran Wilhelm Dilthey, salah satu tokoh kunci dalam perkembangan hermeneutika modern. Dilthey mengemukakan bahwa ilmu-ilmu kemanusiaan (Geisteswissenschaften) memiliki objek kajian yang berbeda dengan ilmu-ilmu alam (Naturwissenschaften), yaitu pengalaman manusia dan makna yang terkandung di dalamnya. Hermeneutika, menurut Dilthey, adalah metode yang tepat untuk menafsirkan pengalaman tersebut dan memahami makna yang tersembunyi di balik fenomena-fenomena budaya. Artikel ini menekankan pentingnya konteks sejarah dan budaya dalam interpretasi teks, sesuai dengan pandangan Dilthey bahwa makna teks bersifat dinamis dan berubah seiring waktu. Pendekatan hermeneutika Dilthey menuntut pemahaman menyeluruh tentang perspektif dan kegiatan penulis dalam konteks sejarah mereka. Metodologi ini memungkinkan peneliti mengungkap makna yang lebih dalam dari teks dan ekspresi manusia serta memahami evolusi makna tersebut. Dalam Geisteswissenschaften, hermeneutika Dilthey memberikan landasan yang kuat untuk metode interpretasi, menawarkan wawasan yang kaya tentang pengalaman manusia dan makna yang terkandung di dalamnya. Kata kunci: hermeneutika, ilmu-ilmu kemanusiaan, sastra, interpretasi, Wilhelm Dilthey