Prosiding Seminar Nasional SMIPT 2020 Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, vol. 3, nol. 1, 2020 p-ISSN: 2622-0520; e-ISSN: 2622-593X *Corresponding Author: Idhar Darlir, Email: idhar17a1@gmail.com Article History: Received: September 02, 2020, Accepted: Oktober 01, 2020 287 Gambaran Pengetahuan dan Sikap Anak Buah Kapal (ABK) Terhadap Perilaku Berisiko Tertular HIV/AIDS Idhar Darlis 1 , Fatmah Afrianty Gobel 2 , Yusriani 3 1,2,3 Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Univeristas Muslim Indonesia, Sulawesi Selatan Corresponding Author: idhar17a1@gmail.com Penulis Pertama: Telp: 082194220308 E-mail: idhar17a1@gmail.com, fatmahafrinaty.gobel@umi.ac.id, yusriani.yusriani@umi.ac.id Abstrak: HIV/ AIDS merupakan salah satu perhatian dalam Sustainable Development Goals (SDGS) yang tertuang pada tujuan ke tiga. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kasus HIV/ AIDS yang tinggi di dunia. Hal ini menyebabkan HIV/ AIDS tetap sebagai beban kesehatan masyarakat di Indonesia bahkan di dunia. Pengetahuan sangat penting dimiliki oleh pekerja, karena mengenali dan memahami substansi-substansi yang dapat membahayakan kesehatan. Pekerja akan membuka separuh jalan dalam upaya menghilangkan atau mengurani resiko timbulnya penyakit. Sikap diluar individu dapat menguatkan perilaku dan memiliki nilai seperti perilaku berisikos. Perilaku berisiko seseorang dapat dipengaruhi oleh hubungan seseorang dengan orang lain, pekerjaan, pendapatan, dan lingkungan tempat tinggal serta kultur dimana orang itu berada. Sikap perilaku berisiko seseorang juga dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan pengetahuannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dari pengetahuan dan sikap ABK terhadap perilaku berisiko terular HIV/AIDS. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitaif dengan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 285 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ABK terhadap perilaku berisiko tertular HIV/AIDS pada ABK yaitu, cukup sebanyak 268 ABK (94%) dan kurang sebanyak 17 ABK (6%). Sedangkan untuk sikap menunjukkan bahwa sikap ABK terhadap perilaku berisiko tertular HIV/AIDS pada ABK yaitu, cukup sebanyak 212 ABK (74,4%) dan kurang sebanyak 73 ABK (25,6%). Kata Kunci: HIV/AIDS, ABK, Berisiko, Pengetahuan, Sikap 1. PENDAHULUAN Anak Buah Kapal (ABK) yang merupakan salah satu komponen dalam komunitas pelabu- han adalah sasaran yang berisiko cukup tinggi untuk tertular HIV/AIDS, karena sering meng- gunakan jasa pekerja seksual. Hal ini disebab- kan tugas dan fungsinya yang mempunyai mo- bilitas tinggi sehingga hanya punya sedikit waktu bertemu keluarga dan sering mengalami stres berkepanjangan. HIV/ AIDS merupakan salah satu perhatian dalam Sustainable Development Goals (SDGS) yang tertuang pada tujuan ke tiga. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kasus HIV/ AIDS yang tinggi di dunia. Hal ini menyebabkan HIV/ AIDS tetap sebagai beban kesehatan masyarakat di Indonesia bahkan di dunia. Berdasarkan data United Nations Programme on HIV and AIDS (UNAIDS, 2018) perkembangan dan penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV) menjadi masalah epidemi dunia yaitu penyebaran terjadi cepat tanpa mengenal batas wilayah negara, bangsa dan benua terdapat 36,9 juta masyarakat berbagai negara hidup bersama HIV dan AIDS. Dari total penderita yang ada, 1,8 juta di antaranya adalah anak-anak berusia di bawah 15 tahun. Selebihnya adalah orang dewasa, sejumlah 35,1 juta penderita. Masih bersumber dari data tersebut, penderita HIV/AIDS lebih banyak diderita oleh kaum wanita, yakni sebanyak 18,2 juta penderita. Sementara laki-laki sebanyak 16,9 juta penderita. Sayangnya, 25 persen di Data Kemenkes RI (2018) di Indonesia jumlah kumulatif infeksi HIV yang