ISSN 2986-4577 (Online) Volume 1 Nomor 1 (April, 2023), Halaman 8-14 Submitted: 24-02-2023 | Accepted: 15-03-2023 | Published: 01-04-2023 8 Pencegahan Stunting Melalui Program Sosialisasi Hidup Sehat Dan Dampak Pernikahan Dini Di Desa Teros, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur Fanny Fadilah 1 , Ary Saputra 2 , Ahmad Sudi Harji 3 , Romi Sanjaya 4 , Sosiawan Arsani 5 , Nyoman Ratih Putri Gayatri 6 , Livia Regitha Putri 7 , Utia Rahmawati 8 , Baiq Wiranda Danetta Baiduri 9 , Riska 10 , Ngudiyono 9* 1 Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia; 2 Program Studi Teknik Mesin, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia; 3 Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia; 4 Program Studi Budidaya Perairan, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia; 5 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia; 6 Program Studi Manajemen, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia; 7 Program Studi Agroekoteknologi, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia; 8 Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia; 9 Program Studi Teknil Sipil, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia; 10 Program Studi Kimia, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia. Email : 1 fannyfdlh13@gmail.com, 2 proaris27@gmail.com, 3 SUDIHARJI03@gmail.com, 4 romisanjaya23052000@gmail.com, 5 sosiawanarsani9@gmail.com, 6 ratihputrigayatri173@gmail.com, 7 regithaputrilivia@gmail.com, 8 utiarahmawati9@gmail.com 9 baiqwiranda23@gmail.com, 10 riskariska5110@gmail.com, 9* ngudiyono@unram.ac.id ABSTRAK Desa Teros merupakan salah satu desa yang terletak di Kabupaten Lombok Timur, tepatnya di Kecamatan Labuhan Haji, pun ikut menjadi sasaran pemerintah dalam upaya pencegahan dan penekanan angka stunting. Kabupaten Lombok Timur juga tak luput dari perhatian mengingat jumlah penduduknya yang cukup padat dan tingkat kesadaran masyarakat terhadap isu stunting ini relatif rendah. Perlu diketahui stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi dibawah 5 tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir, akan tetapi kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun. Kondisi gagal tumbuh tersebut kemudian dapat mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Salah satu contohnya akan berimbas pada IQ anak. Dengan demikian dapat dicermati bahwa dampak yang ditimbulkan oleh stunting akan memberikan pengaruh untuk anak seperti menurunkan keoptimalan kognitif, motorik dan kesehatan yang berimbas pada kapasitas dan kemampuan anak dalam menyerap pelajaran di sekolah kemudian mempengaruhi produktivitas dan kemampuannya saat dewasa. Berdasarkan tujuan-tujuan dari program Pemerintah Daerah, serta melihat tingginya tingkat stunting di Kabupaten Lombok Timur, kegiatan ini dimaksudkan untuk membantu instrumen-instrumen Desa Teros terkait seperti Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Pemerintah Desa, Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Kader Posyandu, Bidan Desa, Karang Taruna serta masyarakat pada umumnya untuk menekan angka stunting di Desa Teros, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur melalui pelaksanaan sosialisasi- sosialisasi yang tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kata Kunci: sosialisasi, stunting, hidup sehat, pernikahan dini. PENDAHULUAN Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak (umumnya balita) yang diakibatkan oleh kurangnya asupan gizi yang seimbang sehingga menghambat pertumbuhan pada anak. Stunting disebabkan oleh masalah asupan gizi yang dikonsumsi selama kandungan maupun masa balita. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum masa kehamilan, serta masa nifas,