Jurnal Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol. 10 No. 02 2019 e-issn : 2622-0148, p-issn : 2087-0035 78 PENGARUH RENDAM KAKI DENGAN MENGGUNAKAN AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PATTALLASSANG KAB. TAKALAR The Effect Of Heat Water Foot Therapy On Reduction Of Blood Pressure On Hypertension At Pattallassang Public Health Centre Takalar Salmah Arafah Stikes Tanawali Persada Takalar Email korespondensi : salmaharafah@yahoo.co.id Hp : 085341926875 ABSTRAK Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik ≥ 130 mmHg atau tekanan darah diastolic ≥ 90 mmHg. Selain terapi farmakologi, salah satu penatalaksanaan kasus hipertensi dapat menggunakan terapi nonfarmakologi adalah rendam kaki menggunakan air hangat. Tujuan: penelitian untuk mengetahui pengaruh rendam kaki menggunakan air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pattallassang Kab. Takalar. Sampel adalah klien yang mengalami hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pattallassang Kab Takalar yang memenuhi criteria inklusi, tehnik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan metode purposive sampling, dengan subyek penelitian sebanyak 15 orang. Desain Penelitian : penelitian ini menggunakan metode penelitian Eksperiment Design dengan rancangan One Group Times Series, dengan cara pengukuran Tekanan darah sebelumnya kemudian diberikan intervensi Rendam kaki dengan menggunakan air hanga dan setelah itu melakukan pengukuran tekanan darah kembali sebanyak 3 kali. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menggunakan uji Friedman diperoleh nilai p=0,000 < α=0,05, maka ada pengaruh yang signifikan antara hasil pengukuran tekanan darah sistolik setelah rendam kaki menggunakan air hangat. Dan berdasarkan hasil uji Wilcoxon, ada pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tekanan darah (p-value = 0,000). Kesimpulan : Dari hasil penelitian ini, rendam kaki dengan menggunakan air hangat sangat efektif menurunkan tekanan darah pada kasus hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pattallassang Kab. Takalar. Kata kunci : rendam kaki menggunakan air hangat, tekanan darah, hipertensi Abstract: Hypertension is an increase in systolic blood pressure ≥ 130 mmHg or diastolic blood pressure ≥ 90 mmHg. In addition to pharmacological therapy, one of the management of hypertension cases can use nonpharmacological therapy is to soak the foot of warm water. Objective: a study to determine the effect of foot baths in warm water on reducing blood pressure in hypertension in the Pattallassang District Health Center. Takalar Samples are clients who have hypertension in the Pattallassang Puskesmas working area of Takalar District who meet the inclusion criteria, the sampling technique uses random sampling technique with purposive sampling method, with 15 research subjects. Research Design: this research uses the Experimental Design research method with the design of One Group Times Series, by means of blood pressure measurement beforehand and then given an intervention Soak feet using hanga water and after that take blood pressure measurements again 3 times. Research Results: The results of the study using the Friedman test obtained p value = 0,000 <α = 0.05, then there is a significant influence between the results of systolic blood pressure measurements after soaking the feet using warm water. And based on the Wilcoxon test results, there is a significant effect on the reduction in blood pressure (p-value = 0,000). Conclusion: From the results of this study, soaking the feet using warm water is very effective in reducing blood pressure in cases of hypertension in the Pattallassang Community Health Center. Takalar Keywords: soak the feet using warm water, blood pressure, hypertension PENDAHULUAN Tekanan darah merupakan salah satu indicator penting pada sistem sirkulasi. Peningkatan atau penurunan tekanan darah akan mempengaruhi keseimbangan didalam tubuh. Tekanan darah sangat diperlukan untuk menilai daya dorong sehingga mengalirnya darah dalam arteri, arteriola, kapiler dan sistem vena, sehingga terbentuklah suatu aliran darah yang menetap (Febby, 2013) Rendam kaki dengan menggunakan air hangat mempunyai dampak fisiologis bagi tubuh. Dampak yang pertama pada pembuluh darah dimana hangatnya air membuat sirkulasi darah menjadi lancar, yang kedua adalah faktor pembebanan didalam air membuat otot-otot ligament berubah sehingga mempengaruhi sendi tubuh (Devsaran, 2014) Data WHO tahun 2015 menunjukkan bahwa ±1,13 miliar orang di dunia mengalami