Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes -------------------------- Volume 12 Nomor Khusus, April 2021 p-ISSN 2086-3098 e-ISSN 2502-7778 Peringatan Hari Kesehatan Sedunia 83 Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes ------ http://forikes-ejournal.com/index.php/SF DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf12nk216 Media Buku Kesehatan Ibu dan Anak Mempengaruhi Self Efficacy Ibu Hamil dalam Pemanfaatan Antenatal Care Miranti Mandasari Program Studi Magister Kesehatan, Universitas Muslim Indonesia; mirantimandasari14@gmail.com Yusriani Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia; yusriani.yusriani@umi.ac.id (koresponden) Sitti Patimah Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia; imhasudirman@gmail.com ABSTRACT The Maternal and Child Health Book is one of the media used by health workers in educating pregnant women so that they can increase self-efficacy during pregnancy, childbirth and the puerperium. This study aims to analyze the influence of the MCH book media on the self-efficacy of pregnant women in the use of antenal care services at Lauwa Health Center, Gowa Regency. This type of research was a quasi experiment, with a pre post test without control group design. The sample were selected by purposive sampling method during June-July 2020 with a sample size of 35 respondents. Data were analyzed by t-test. The results showed that the MCH book media had an effect on pregnant self-efficacy in the use of antenatal care services, with a p-value <0.005. Furthermore, it is suggested that health workers at Lauwa Health Center, Gowa Regency provide support and education to pregnant women so that the effectiveness of the MCH book media can be maintained. Key words: pregnant women; Maternal and Child Health Books; self efficacy; antenatal care ABSTRAK Buku Kesehatan Ibu dan Anak merupakan salah satu media yang digunakan oleh petugas kesehatan dalam melakukan edukasi kepada ibu hamil agar dapat meningkatkan self efficacy selama proses kehamilan, persalinan dan nifas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media buku KIA terhadap self efficacy ibu hamil dalam pemanfaatan pelayanan antenal care di Puskesmas Lauwa, Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuasi, dengan desain pre pos test without control group. Sampel dipilih dengan metode purposive sampling selama bulan Juni-Juli 2020 dengan ukuran sampel 35 responden. Data dianalisis dengan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada media buku KIA berpengaruh terhadap self efficacy hamil dalam pemanfaatan pelayanan antenatal care, dengan p-value <0,005. Selanjutnya disarankan agar tenaga kesehatan di Puskesmas Lauwa, Kabupaten Gowa memberikan dukungan dan edukasi kepada ibu hamil agar efektifitas media buku KIA dapat dipertahankan. Kata kunci: ibu hamil; Buku Kesehatan Ibu dan Anak; self efficacy; antenatal care PENDAHULUAN Tingginya jumlah kematian ibu di beberapa daerah di dunia mencerminkan ketidakadilan dalam akses pelayanan kesehatan, dan menyoroti kesenjangan antara kaya dan miskin. Hampir semua kematian ibu (94%) terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah, dan hampir dua pertiga (65%) terjadi di Wilayah Afrika.Menurut data World Health Organization (WHO) Angka Kematian Ibu (AKI) rasio kematian ibu di negara-negara terbelakang sebesar 415 per 100.000 kelahiran dibandingkan dengan Eropa, Amerika Utara, Australia dan Selandia Baru sebesar 12 per 100.000. Ada perbedaan besar antar negara, dengan 11 negara yang memiliki rasio kematian ibu melahirkan sangat tinggi yaitu 600 per 100.000 kelahiran hidup. (1),(2) Menurut Ketua Komite Ilmiah International Conference on Indonesia Family Planning and Reproductive Health (ICIFPRH), pada tahun 2019 AKI Indonesia masih tetap tinggi, yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup. Dalam acara Nairobi Summit dalam rangka ICPD 25 (International Conference on Population and Development ke- 25) yang diselenggarakan pada tanggal 12-14 November 2019 menyatakan bahwa tingginya AKI merupakan salah satu tantangan yang harus dihadapi Indonesia sehingga menjadi salah satu komitmen prioritas nasional, yaitu mengakhiri kematian ibu saat hamil dan melahirkan. Dalam Tujuan PembangunanBerkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs), target AKI adalah 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Untuk mencapai target tersebut diperlukan kerja keras, terlebih jika dibandingkan dengan beberapa negara ASEAN, AKI di Indonesia relatif masih sangat tinggi. AKI di negara-negara ASEAN rata-rata sebesar 40-60 per 100.000 kelahiran hidup. Bahkan, AKI di Singapura sebesar 2-3 per 100.000 kelahiran hidup. (3),(4) AKI di Sulawesi Selatan tahun 2017 sebanyak 115 kematian ibu (0,08%) dari 150.136 kelahiran hidup sedangkan target dinas kesehatan provinsi Sulawesi selatan tahun 2017 yaitu 105 kematian ibu dan pada tahun 2018 meningkat lagi menjadi 139 kasus dan bulan juni tahun 2019 Dinkes Sulawesi Selatan mencatat sebanyak 75 kasus kematian ibu hamil dan melahirkan. Berdasarkan data Dinkes terdapat 11 kabupaten yang angka kematian Ibu dan bayinya tinggi, yakni Gowa diurutan pertama. Distribusi kematian ibu tahun 2018 di kabupaten gowa yang tertinggi terdapat di Somba Opu. (1),(2),(5),(6),(7),(8),(9),(10),(11),(12)