Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 05 No. 01 (2021) : 154-164 Available online at https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/al-tanzim/index Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 05 No. 01 (2021) : 154-164 ORGANIZATIONAL CULTURE IN THE ISLAMIC BOARDING SCHOOL : PHENOMENOLOGY REVIEW Ahmad Musaddad Islamic Educational Management Department, Sekolah Tinggi Agama Islam Cendekia Insani, Situbondo, East Java, Indonesia Email : ahmadmusaddad@staici.ac.id DOI: http://doi.org/10.33650/al-tanzim.v5i1. 1982 Received: February 2021 Accepted: March 2021 Published: March 2021 Abstract: This research focuses on the facts and theories of organizational culture which include: 1) the formation of Salaf culture in modern Islamic boarding schools and 2) the maintenance of Salaf culture in the Modern Islamic boarding schools. This is a qualitative research with a phenomenological approach in the Salafiyah Syafi'iyah Islamic boarding school, Sukorejo, Situbondo. The results showed that organizational culture was formed by the founder's philosophy with the founder's education background and sourced from the salaf books known as four (4) elementary books. The maintenance of the organizational culture is manifested in the activities of the boarding school which include 1) Diniyah school obligations for all students; 2) Establishment of religious-based higher education institutions for mahasantri (Ma'had Aly organization); 3) Obligation to read the yellow book (kitab kuning) and the Koran properly for every student; 4) Obligation to pass basic Madrasah Diniyah; 5) Study of books at various places and times; 6) Wetonan, bandongan and Sorogan methods; 7) Method of muhafadloh or memorization; 8) curriculum system; and, 9) clothing and uniforms. Keywords: Organizational Culture; Islamic Boarding School, Salaf Abstrak: Penelitian ini mengambil fokus berdasarkan fakta dan teori budaya organisasi, yakni; 1) bagaimana pembentukan budaya Salaf di pondok pesantren modern?; dan, 2) bagaimana pemeliharaan budaya Salaf di pondok Pesantren Modern?. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi di pondok pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; terbentuknya budaya organisasi di pondok pesantren Salafiyah Syaf’iyah Sukorejo Situbondo dibangun oleh filsafat pendiri yang dilatarbelakangi pendidikan pendiri dan bersumber dari kitab-kitab salaf yang dikenal dengan empat (4) kitab elementer. Pemeliharaan budaya organisasi yang dilakukan berupa kegiatan-kegiatan kepesantrenan, yakni yaitu 1) Wajib Sekolah Diniyah Bagi semua santri; 2) Mendirikan Lembaga Pendidikan Tinggi Berbasis Keagamaan bagi Mahasantri (Lembaga Ma’had Aly); 3) Wajib Mampu membaca Kitab kuning dan Al-Quran dengan baik bagi setiap calon lulusan di semua lembaga; 4) Santri Wajib lulus Madrasah Diniyah Dasar; 5) Kajian Kitab di berbagai tempat dan waktu; 6) Metode Wetonan, bandongan dan Sorogan; 7) Metode Muhafadloh atau hafalan; 8) Sistem kurikulum; dan, 9) Pakaian dan seragam. Kata Kunci: Budaya Organisasi, Pondok Pesantren, Salaf