Seminar Nasional Teknologi Informasi Universitas Ibn Khaldun Bogor 2018 107 MODEL EVALUASI DIRI PENGEMBANGAN KOMPETENSI SUMBERDAYA MANUSIA BERBASIS KKNI BIDANG INFORMASI GEOSPASIAL Budi Susetyo 1 , Puspa Eosina 2 , Immas Nurhayati 3 , Indu Purnahayu 4 1 Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH Sholeh Ishkandar Km. 2 Kedungbadak Bogor 16162, Telp. 0251-8356884 Email: budi.susetyo@ft.uika-bogor.ac.id 2 Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH Sholeh Ishkandar Km. 2 Kedungbadak Bogor 16162, Telp. 0251-8356884 Email: Puspa.eosina@ft.uika-bogor.ac.id 3 Program Studi Akuntansi dan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH Sholeh Ishkandar Km. 2 Kedungbadak Bogor 16162, Telp. 0251-8356884 Email: immas.nurhayati@uika-bogor.ac.id 4 Program Studi Magister Manajemen, Fakultas Pasca sarjana, Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH Sholeh Ishkandar Km. 2 Kedungbadak Bogor 16162, Telp. 0251-8356884 Email: indu.purnahayu@uika-bogor.ac.id ABSTRAK Informasi geospasial dalam pengelolaan berbagai sumber daya manusia, alam, buatan dan sosial merupakan tantangan nyata yang membutuhkan dukungan teknologi yang handal dan berkualitas. Kondisi ini dimungkinkan karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki area yang sangat luas, di mana kawasan maritimnya seluas 3.223.137 km2 dan luas daratnya 1.890.739 km2. Saat ini kegiatan tersebut dilaksanakan oleh industri dan SDM dengan jumlah dan kualitas yang sangat bervariasi, termasuk kemampuannya di bidang informasi geospasial, di mana pemerintah terus berusaha memacu daya saing dan kompetensinya. Salah satu program pengembangan SDM dilakukan melalui diterbitkannya SKKNI bidang informasi geospasial yang operasional uji kompetensinya dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi bidang IG. Dalam rangka mendukung program LSP tersebut maka dibuatlah Sistem Evaluasi Diri yang dapat mengarahkan Level Okupasi yang sesuai dengan kemampuannya. Aplikasi dirancang untuk dapat mengarahkan SDM IG dalam mengikuti Skema Sertifikasi berdasarkan Okupasi Nasional, dengan berbagai prasyarat yang berlaku. Hasil implementasi sistem dapat memberikan saran secara langsung bagi SDM IG terhadap okupasi bidang IG yang sesuai dengan latar belakang pendidikan formal dan kompetensi yang dimilikinya. Aplikasi bersifat dinamis dan berbasis web dan merupakan pengembangan fitur dari sub sistem geospatialindustry.net , sehingga dapat langsung memberikan arahan okupasi setelah mengisian evaluasi diri secara online. Hasil dari evaluasi diri ini selanjutnya dapat ditindaklanjuti oleh LSP terkait untuk menawarkan program sertifikasi kompetensi bidang informasi geospasial. Kata kunci: Kompetensi SDM IG, Informasi Geospasial, Okupasi, Sertifikasi, SKKNI PENDAHULUAN SDM IG yang kuantitas dan kualitasnya belum mencukupi kebutuhan. Mandat Undang Undang No 4 tentang IG Pasal 49 (ayat 1 dan ayat 2), mengamanatkan bahwa setiap pengguna peta berhak mengetahui kualitas IG yang diperolehnya. Penyelenggaraan IG wajib memberitahukan kualitas setiap IG yang diselenggarakannya, hal ini memberikan konsekwensi: SDM IG yang bersertifikasi dan Standar Kualifikasi Kompetensi SDM sesuai dengan kebutuhan Industri. BIG Selaku Competent Authority Bidang Surveying, diberi mandat oleh Sekretariat ASEAN untuk MRA dan menunjuk Indonesia untuk melakukan harmonisasi Pendidikan Surveying. Diperlukan suatu strategi dalam menghadapi liberalisasi jasa surveying ASEAN, mengingat bahwa Indonesia merupakan pasar terbesar dalam bidang IG, Industri IG tidak berkembang dengan baik, indikasinya perkembangan jumlah industri sangat kecil, tidak terserapnya tenaga-tenaga lulusan