PROSIDING TPT XXIX PERHAPI 2020 883 ANALISIS LAJU EROSI TANAH DAN HIDROLOGI PADA LAHAN BEKAS TAMBANG DI KECAMATAN PONJONG KABUPATEN GUNUNGKIDUL PROVINSI YOGYAKARTA 1) Avellyn Shinthya Sari, 2) Sari Bahagiarti K, 3) Suharsono 4) C. Prasetyadi 1) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta Jl. SWK 104 (Lingkar Utara), Condongcatur, Yogyakarta *Email: avellyn.ss@gmail.com Abstrak Di Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunung Kidul banyak terdapat kegiatan pertambangan bahan galian industri terutama bahan galian batugamping. Dampak negatif akibat kegiatan ini salah satunya adalah peningkatan erosi pada lahan bekas penambangan. Masalah dari penelitian ini adanya tingkat erosi yang sangat tinggi akibat adanya penambangan karena tidak adanya vegetasi sehingga pada saat curah hujan tinggi mudah terjadinya erosi tanah. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis tingkat erosi tanah serta memberikan arahan untuk prioritas konservasi lahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah USLE. Untuk Pengujian sampel tanah di laboratorium menggunakan 3 metode yaitu walkey and black untuk kandungan organik, hydrometer untuk analisa tekstur tanah dan de boodt untuk permeabilitas tanah. Perhitungan tingkat bahaya erosi dengan persamaan USLE memiliki tingkat bahaya erosi dalam kategori kelas sangat ringan sampai dengan sangat berat. Nilai rata-rata laju erosi tanah dengan persamaan USLE sebesar 217,69 m3 /Ha/Tahun. Arahan prioritas konservasi lahan dilakukan berdasarkan tingkat bahaya erosi yang ada mulai dari kelas sangat berat ke kelas moderat. Penanganan erosi tanah dengan melakukan revegetasi di setiap lokasi yang perpotensi terjadinya erosi agar tingkat bahaya erosi pada area yang mengalami kerusakan lahan menjadi normal. Kata Kunci : Erosi tanah, Dampak Erosi, USLE, Penambangan Abstract In Ponjong District, Gunung Kidul Regency, there are many mining activities, especially limestone mining. One of the negative impacts due to this activity is the increase in erosion on ex-mining land. The problem with this research is that there is a very high level of erosion due to mining due to the absence of vegetation so that during high rainfall, soil erosion is easy. The purpose of this study is to analyze the level of soil erosion and provide direction for priority land conservation. The method used in this research is USLE. For testing soil samples in the laboratory using 3 methods, namely walkey and black for organic content, hydrometer for soil texture analysis and de-boodt for soil permeability. The calculation of the level of erosion hazard using the USLE equation has an erosion hazard level in the very light to very heavy category. The average rate of soil erosion using the USLE equation is 217.69 m3 / ha / year. The direction of priority for land conservation is carried out based on the level of erosion hazard, ranging from very heavy to moderate classes. Soil erosion is handled by revegetating every location with the potential for erosion to normalize the level of erosion hazard in areas experiencing land degradation. Keywords: Soil erosion, Impact of erosion, Mining