18 Rahmat Saleh, Juni 2024,h. 18-33 PERAN KEARIFAN LOKAL BAHASA PARTUTURAN MASYARAKAT TAPANULI BAGIAN SELATAN DALAM MENGATUR ETIKA BERBICARA Rahmat Saleh* 1 , Eva Juliana 2 1,2,3 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan e-mail: * 1 salehrahmat788@gmail.com; 2 evajuliana503@gmail.com Abstract In every society there must be values and norms that govern such social life as partuturan as one part of the culture that has been existed since ancient times in the Southern Tapanuli community. Partuturan comes from the Dalihan Na Tolu custom that has been held by the community since centuries ago until now. Partuturan is a sentence or a good name or call to others who serve to keep ethics talking to the opposite person, it is done on the kinship system on the Southern Tapanuli community especially the Sayurmatinggi community. With the Partuturan will realize peace and speech elegance in the community. Local wisdom contained in the Partuturan is a mutual respect and coutesy. Keywords: Local wisdom; Partuturan; Sothern Tapanuli; The Speaking ethics Abstrak Di dalam setiap masyarakat pasti ada nilai dan norma yang mengatur kehidupan sosial seperti partuturan sebagai salah satu bagian dari budaya yang telah ada sejak zaman dahulu pada masyarakat Tapanuli bagian Selatan. Partuturan datang dari adat Dalihan Na Tolu yang dipegang teguh masyarakat sejak berabad-abad tahun yang lalu hingga sekarang ini. Partuturan merupakan kalimat atau sebutan atau panggilan baik kepada orang lain yang berfungsi untuk menjaga etika berbicara dengan lawan bicara, dilakukan pada sistem kekerabatan pada masyarakat Tapanuli bagian Selatan khususnya masyarakat Sayurmatinggi. Dengan adanya partuturan akan mewujudkan kedamaian dan keelokan tutur dalam bermasyarakat. Kearifan lokal yang terdapat di dalam partuturan yaitu sikap saling menghormati dan sopan santun. Kata Kunci: Kearifan lokal; Partuturan; Tapanuli bagian Selatan; Etika berbicara PENDAHULUAN Tapanuli Bagian Selatan dahulunya merupakan suatu wilayah, tapi sekarang dipisah karena adanya pemekaran. Adapun yang termasuk wilayah Tapanuli bagian Selatan meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidempuan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Padang Lawas Utara,