e-ISSN Jurnal Sains Pertanian Equator
URL: https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jspp DOI :
Copyright © 2022 Universitas Tanjungpura
100
PENGARUH KAPUR DOLOMIT DAN POC AMPAS SAGU
TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS
PADA TANAH GAMBUT
Joko
1)
, Astina
1)
, Darussalam
1)
1)
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian. Universitas Tanjungpura
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi Pontianak
Email: jjoko6883@gmail.com
ABSTRAK
Tanaman jagung manis merupakan salah satu tanaman pangan yang telah banyak
dibudidayakan dikarenakan jagung ini memiliki rasa lebih manis dan umur panen yang cepat
dibandingkan jagung biasa. Jagung manis yang dikonsumsi mengandung energi, karbohidrat,
protein, lemak, fosfor, zat besi dan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi dari
pemberian kapur dolomit dan POC ampas sagu yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil
jagung manis pada tanah gambut. Lokasi penelitian berada di Desa Pancaroba Jl. Trans
Kalimantan, Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini akan dilaksanakan dari 09 Februari-22 Mei
2022. Penelitian ini menggunakan faktorial dengan pola rancangan acak kelompok (RAK),
dimana faktor pertama yaitu kapur dolomit (D) dan faktor kedua yaitu POC ampas sagu (P)
setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan yang dimaksud adalah sebagai
berikut : Faktor pertama yaitu kapur dolomit (D), d1 = Kapur Dolomit 16,25 ton/ha, d2 = Kapur
Dolomit 32,5 ton/ha dan d3 = Kapur Dolomit 48,75 ton/ha. Faktor kedua yaitu POC ampas
sagu (P) : p1 = POC Ampas Sagu 300 ml/l, p2 = POC Ampas Sagu 600 ml/l dan p3 = POC
Ampas Sagu 900 ml/l. Pelaksanaan penelitian meliputi pembuatan POC ampas sagu, persiapan
tempat penelitian, pengapuran, penanaman benih, pemberian pupuk dasar, pemberian poc
ampas sagu, pemeliharaan dan pemanenan. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman,
volume akar, berat kering tanaman, panjang tongkol, berat tongkol berkelobot dan hasil
tongkol/petak. Hasil menunjukkan bahwa interaksi pemberian kapur dolomit 32,5 ton/ha dan
POC ampas sagu 600 ml/l menunjukkan rerata tertinggi terhadap pertumbuhan dan hasil jagung
manis.
Kata Kunci : Dolomit, Gambut, Jagung Manis, POC Ampas Sagu
ABSTRACK
Sweet corn is one of the food crops that have been widely cultivated because this corn
has a sweeter taste and a faster harvest age than other corn. Sweet corn consumed contains
energy, carbohydrates, protein, fat, phosphorus, iron and water. This study aims was to
determine the best interaction of dolomite lime and sago pulp liquid organic fertilizer on growth
and yield of sweet corn on peat soil. The research location is in the Pancaroba Village, Jl.
Trans Kalimantan, Kubu Raya Regency. This research carried out from February 09
th
to May
22
nd
2022. This study used a factorial randomized complitly block design (RCBD), where the
first factor was dolomite lime (D) and the second factor was sago pulp liquid organic fertilizer
(P). Each treatment combination was repeated 3 times.The first factor is dolomite lime (D), d
1
= Dolomite lime 16.25 tons/ha, d
2
= Dolomite lime 32.5 tons/ha and d
3
= Dolomite limestone
48.75 tons/ha. The second factor is sago pulp liquid organic fertilizer (P): p
1
= sago pulp liquid