Ekuivalen: Upaya Meningkatkan Kreativitas dan Hasil Bealajar Matematika dengan Menggunakan Model Creative Problem Solving 140 UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BEALAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) Istya Indah Suprihatin; Puji Nugraheni; Dita Yuzianah. Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo Email: Istya.indah@yahoo.co.id Abstrak Penelitian ini bertujuan meningkatkan kreativitas belajar siswa dan hasil belajar siswa matematika dengan menggunakan model pembelajaran Creative Problem Soving (CPS). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 35 Purworejo pada siswa kelas VIID tahun pelajaran 2013/2014. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan metode tes. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi untuk mengukur tingkat/kategori kreativitas belajar siswa dan soal tes yang berbentuk essay. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif komparatif. Hasil analisis data diperoleh pada siklus I rata-rata kreativitas belajar siswa mencapai 66% mengalami peningkatan pada siklus II rata-rata kreativitas belajar siswa mencapai 77%. Sedangkan rata-rata hasil belajar siswa siklus I mencapai 64,77 dengan ketuntasan klasikal 32% dan rata-rata hasil belajar siswa siklus II mengalami peningkatan menjadi 72,74 dengan ketuntasan klasikal 74%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar matematika pada siswa kelas VIID SMP Negeri 35 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata kunci: Creative Problem Solving (CPS), kreativitas, hasil belajar matematika PENDAHULUAN Banyak yang dapat dilakukan untuk memperoleh pembelajaran yang baik di dalam kelas. Dalam proses belajar mengajar tentunya yang seringkali menjadi pusat pembelajaran adalah guru. Sebagian besar siswa menganggap bahwa guru dapat mengetahui akan segalanya tentang ilmu pengetahuan. Untuk menyiasati hal tersebut seorang guru harus pandai dalam memilih strategi pembelajaran yang tepat diharapkan dapat memperoleh hasil yang optimal. Sangatlah tidak mudah untuk memperoleh keberhasilan dalam pembelajaran. Kendala yang sering timbul bisa disebabkan oleh perilaku siswa itu sendiri. Sebagian besar, siswa hanya menyamakan jawaban temannya karena siswa itu sendiri tidak tahu apa yang harus dikerjakan. Tetapi, pada kenyataannya kreativitas yang dimiliki