14 DIKSI DAN GAYA BAHASA DALAM CERAMAH AGAMA TENGKU HANAN ATTAKI Fajar Alamsyah, I Gusti Ketut Alit Suputra dan Sitti Harisah fajar_alamsyah64@yahoo.com Abstract The main problem in this research is how the use of diction and style of language in Tengku Hanan Attaki religious lecture? This study aims to describe the use of diction and style of language in religious lectures Tengku Hanan Attaki. The type of research used in this study is qualitative research and the method used in this research is descriptive method. Sources of data in this study comes from a video lecture Tengku Hanan Attaki religious residing in social media Youtube. Techniques used in data collection is a technique refer and note. Instruments in this study is a laptop to listen to religious lectures and stationery to record. Data analysis techniques in this study follow three stages, namely (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) drawing conclusions. In this study found the use of diction and style of language in religious lectures Tengku Hanan Attaki. The use of diction in the religious lecture of Tengku hanan Attaki is divided into two, namely the type of meaning and meaning relation. This type of meaning is divided into thirteen, meaning lexical, grammatical, contextual, referential, nonreferential, denotative, connotative, proverbial, colocative, thematic, common and special word, and progem language. The relation of meaning is divided into two, namely synonym and antonym. The use of language style in the Tengku Hanan Attaki religious lecture is divided into three, namely the style of language comparison, linkage, and repetition. Comparative language style is metaphorical and metaphorical, intermediate language style is antonomia, and the style of repetition language is epizeukis. Keywords: Kind of meaning, meaning relation, style of language. Bahasa merupakan alat komunikasi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.Bahasa digunakan oleh manusia untuk menyampaikan gagasan atau ide yang ada dalam pikiran.Dengan adanya bahasa segala sesuatu yang manusia utarakan dapat tersampaikan dan dipahami oleh manusia lainnya. Tanpa bahasa semua aktivitas tidak akan bisa berjalan lancar. Manusia selalu menggunakan bahasa untuk berinteraksi, karena peranan bahasa dalam kehidupan di dunia ini sangat penting. Penggunaan bahasa yang penting adalah keberdayaan kata untuk meninggalkan kesan kepada pembaca atau pendengar.Kata merupakan bentuk atau unit terkecil dalam bahasa yang mengandung konsep atau gagasan tertentu. Untuk dapat mengungkapkan perasaan atau pikiran dengan maksud tertentu serta menimbulkan keindahan dalam suatu komunikasi diperlukan diksi dan gaya bahasa dari seorang komunikator. Diksi adalah pilihan kata yang tepat untuk menyatakan sesuatu. Kridalaksana (2011:50) menyatakan bahwa diksi adalah pilihan kata dan kejelasan lafal untuk memperoleh efek tertentu dalam berbicara di depan umum atau dalam karang-mengarang. Pilihan kata merupakan suatu unsur yang penting, baik dalam dunia karang-mengarang maupun dalam dunia tutur setiap hari. Kridalaksana (2011:70) menyatakan bahwa gaya bahasa adalah pemanfaatan atas kekayaan bahasa oleh seseorang dalam bertutur atau menulis. Gaya bahasa merupakan cara khas dalam menyatakan pikiran dan perasaan dalam bentuk tulisan atau lisan.