Jurnal PGSD Volume 6 (1) Januari – Juni 2020 Copyright ©2020 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Cirebon ISSN: 2088-8295 E-ISSN: 2685-9742 Dapat diakses pada : https://e-journal.umc.ac.id/index.php/JPS 14 Evaluasi Penerapan Pebelajaran K13 Di Sekolah Dasar Dharmawati Arief 1 Ina Magdalena 2 Nia Hidayatul Maula , 3 Sekar Ayu Amelia, 4 Amelia Ismawati Pendidikan Guru Sekolah Dasar , Universitas Muhammadiyah Tangerang email :inapgsd@gmail.com email: hidayatul1407@gmail.com Abstrak Evaluasi dimaknai sebagai suatu proses pengumpulan analisis dan penafsiran yang sistematis untuk menentukan sampai sejauh mana peserta didik mencapai tujuan pembelajaran seperti yang dinyatakan dalam kurikulum. Evaluasi kurikulum dimaksud untuk memeriksa kinerja kurikulum secara keseluruhan di tinjau dari berbagai kriteria. Indikator kinerja yang di evaluasi tidak hanya terbatas pasa efektvitas saja, namun juga relevansi, efesiensi profram. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan wawancara deskripsi sebagai teknik pengumpulan datanya. Hasil menunjukkan bahwa dalam penerapannya, guru masih mengalami kesulitan dalam proses kegiatan belajar karena kurang optimalnya pelatihan guru. pelatihan dalam penerapan kurikulum K13 dilaksanakan dalam waktu satu minggu, dan hanya beberapa guru saja yang mengikuti pelatihan sehingga tidak meratanya guru yang sudah mampu menerapkan kurikulum K13 dalam proses kegiatan mengajar di sekolah dasar. Kata Kunci: Kurikulum K13, Evaluasi penerapan K13, Sekolah Dasar. Abstract Evaluation is interpreted as a process of collecting systematic analysis and interpretation to determine the extent to which students achieve learning objectives as stated in the curriculum. Curriculum evaluation is intended to examine the overall curriculum performance in terms of various criteria. Performance indicators that are evaluated are not only limited to effectiveness, but also the relevance, efficiency of profram. This research uses qualitative research by using description interviews as data collection techniques. The results show that in its application, teachers still experience difficulties in the process of learning activities due to lack of optimal teacher training. training in the implementation of the K13 curriculum was carried out within one week, and only a few teachers took part in the training so that there were no equal teachers who were able to apply the K13 curriculum in the process of teaching activities in primary schools. Keywords: K13 curriculum, evaluation of K13 implementation, elementary school.