IKAN ASIN KERING MENJADI MENU MAKANAN SEDERHANA HASIL MASYARAKAT PESISIR PANTAI (SALTED FISH SHRIMP ARE SIMPLE DIETS PRODUCED BY COASTAL COMMUNITIES) Padlan (1940401141) Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Borneo Tarakan E-mail : padlanliem21@gmail.com Abstrak Hampir di seluruh daerah pesisir di Indonesia memproduksi ikan asin. Ikan asin merupakan makanan yang banyak diminati masyarakat. Selain karena mudah didapatkan, ikan asin dapat diolah menjadi berbagai masakan yang lezat. Ikan asin adalah bahan makanan yang terbuat dari daging ikan yang diawetkan dengan menambahkan banyak garam . Dengan metode pengawetan ini daging ikan yang biasanya membusuk dalam waktu singkat dapat disimpan di suhu kamar untuk jangka waktu berbulan-bulan, walaupun biasanya harus ditutup rapat. Pengasinan adalah pengawetan makanan dengan garam kering yang dapat dimakan. Metode ini terkait dengan pengasaman (menyiapkan makanan dengan air garam, atau air asin), dan merupakan salah satu metode tertua untuk mengawetkan makanan. Kata Kunci : Ikan Asin Abstrak Almost all coastal areas in Indonesia produce salted fish. Salted fish is a food that many people are interested in. Apart from being easy to obtain, salted fish can be processed into various delicious dishes. Salted fish is a food ingredient made from fish meat that is preserved by adding a lot of salt. With this preservation method, fish meat which usually rots in a short time can be stored at room temperature for months, although it usually has to be tightly closed. Salting is the preservation of food with dry, edible salt. This method is related to pickling (preparing food in brine, or brine), and is one of the oldest methods of preserving food. Key Words : salted fish PENDAHULUAN