Sianturi et al., (2023). Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8 (2): 1212 – 1217 DOI: https://doi.org/10.29303/jipp.v8i2.1440 1212 Budaya Antri Dapat Meningkatkan Kedisiplinan Anak Usia Dini di TK Kids Holistik Manokwari Lilis Dewi Sartika Sianturi 1* , Yuyun Tri Kaeksi 1 , Epah Maspupah 1 , Yanti Komala 1 , Supriyadi 1 1 Universitas Panca Sakti, Jakarta Timur, Indonesia *Corresponding Author: lilisdewisianturi@gmail.com, yuyuntrikaeksi29@gmail.com, maspupahepah4@gmail.com, yantioy1674@gmail.com, supriyadiesbe@gmail.com Article History Received : March 27 th , 2023 Revised : April 18 th , 2023 Accepted : May 20 th , 2023 Abstract: Budaya antri merupakan hal yang sangat penting ditanamkan bagi anak usia dini melalui pembiasaan. Sejak dini edukasi antri harus ditanamkan agar di masa dewasa nanti anak sudah sadar akan pentingnya antri ketika berhadapan dengan layanan antri, seperti di bank, dalam peserta pemilihan umum, di pon bensin dan layanan lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan kecintaan terhadap budaya antri sejak usia dini yang masih sulit diterapkan di berbagai bidang kehidupan masyarakat secara khusus di Indonesia. Dalam prakteknya masyarakat Indonesia masih perlu edukasi dalam kebiasaan antri dengan memulai dari anak usia dini. Hal inilah yang mendasari pendidik merasa terbeban untuk menerapkan kebiasaan antri di sekolah dengan tujuan untuk meningkatkan disiplin budaya antri dan penerapannya di TK Kids Holistik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 23 anak, dengan jumlah responden 12 orang. Hasil penelitian mengungkapkan: (1) Persamaan Linear Regresi Y= 36.308+0,045 X (2) budaya antri tidak berpengaruh terhadap kedisiplinan anak. (3) Uji signifikansi didapat persamaan garis regresi F hit lebih besar dari 0,05 dengan demikian, regresi Y atau X adalah tidak signifikan atau budaya antri tidak berpengaruh terhadap kedisiplinanan anak. (4) Koefisien korelasi (rxy) 0,018 dan F hit (Fchange) = 0,187, dengan pvalue lebih besar dari 0,05. Dengan demikian, koefisien korelasi X dan Y adalah tidak berarti atau tidak signifikan. Sedangkan Koefisien determinasi 0,018%, yang mengandung makna bahwa 1,8% variasi variabel kedisiplinan anak dipengaruhi oleh budaya antri. Keywords: Anak Usia Dini; Budaya Antri, Disiplin; PENDAHULUAN Semua anak di dunia sudah memiliki berbagai potensi yang diwarisi sejak lahir, hanya perlu di bimbing dengan perhatian khusus baik dari orang tua, keluarga, guru, masyarakat maupun pemerintah (Rahmat, 2018). Pada usia ini perkembangan anak cukup signifikan dan memerlukan pendampingan dan pengawasan yang baik. Perkembangan anak secara terus menerus mengalami perkembangan baik fisik maupun koqnitif. Sejak lahir perkembangan anak perlu dirangsang, namun masih bergantung pada orang tua dan anggota keluarga lainnya (Nida, 2022). Mereka belajar dan mengingat tentang cara kerja semua hal yang ada di dunia melalui lima panca indra yaitu penglihatan, pendengaran, penciuman, sentuhan dan merasakan. Perkembangan ini tentunya tidak dapat berdiri sendiri, perlu pembimbingan secara personal mengajari anak bagaimana selayaknya bisa bersosialisasi dengan lingkungan. Pembiasaan yang terbangun akan sangat mudah diarahkan dalam mendisiplin anak. Disiplin yang dibangun membuat anak-anak terbiasa menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang baik setiap hari termasuk disiplin dan peraturan baik di sekolah maupun dalam lingkungan masyarakat sekitarnya (Hidayahi, 2022). Kebiasaan antri sangat dibutuhkan di dalam jenis layanan apapun, seperti di kantor, di SPBU, di Bank, di kantor pos, di mall dan jenis layanan lainnya. Antrian adalah untuk pelanggan (unit) yang membutuhkan pelayanan dari satu atau lebih titik server. Antrian adalah proses seseorang atau benda mengantre untuk menerima pelayanan (Ayunita et al., 2023). Budaya antri adalah cara seseorang atau sekelompok orang mengantri menunggu pelayanan, layanan ini memerlukan suatu tata tertib sehingga dapat berjalan secara teratur. ISSN (Print): 2502-7069; ISSN (Online): 2620-8326