Jurnal Farmasi Higea, Vol. 14, No. 1, 2022 20 Karakterisasi Sifat Fisikokimia Dispersi Padat Celecoxib–PEG 4000 dengan Perbandingan Tiga Formula menggunakan Metode Co-grinding Muthia Fadhila 1 * , Indra Makmur 1 , Sintia Ade Viona 1 , Yeni Novita Sari 1 , Sinta Wahyuni 1 1 Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFARM) Padang, Padang, Indonesia *E-mail: muthiafadhila@stifarm-padang.ac.id Abstrak Celecoxib merupakan obat antiinflamasi yang termasuk golongan Biopharmaceutical Classification System kelas II, untuk meningkatkan kelarutannya dibuat menjadi sistem dispersi padat dengan polimer PEG 4000 sehingga bisa meningkatkan kelarutan dari celecoxib. Dispersi padat dibuat dengan metode Co-Grinding dalam beberapa perbandingan antara celecoxib dan polietilen glikol 4000 yaitu 6:4, 7:3, dan 8:2 serta campuran fisik 5:5. Serbuk celecoxib murni, campuran fisik, dan dispersi padat dikarakterisasi sifat fisikokimia meliputi analisis SEM, analisis FT-IR, analisis XRD, analisis DSC, dan uji disolusi. Pada uji disolusi diperoleh % terdisolusi pada menit ke-60 celecoxib murni 55,57% ± 0,690, campuran fisik 61,20% ± 1,464, formula 1 68,38% ± 0,744, formula 2 64,24% ± 0,181, dan formula 3 61,07% ± 1,463 tingginya disolusi pada formula dapat membuktikan bahwa kelarutannya meningkat lebih baik dibandingkan celecoxib murni. Kata kunci: Celecoxib; PEG-4000; Dispersi Padat; Co-grinding Abstract Celecoxib is an anti-inflammatory drug that belongs to the Biopharmaceutical Classification System class II, to increase its solubility it is made into a solid dispersion system with PEG 4000 polymer so that it can increase the solubility of celecoxib. Solid dispersion was prepared by Co-Grinding method in several ratios between celecoxib and polyethylene glycol 4000, namely 6:4, 7:3, and 8:2 and the physical mixture was 5:5. Pure celecoxib powder, physical mixture and solid dispersion were characterized by physicochemical properties including SEM analysis, FT-IR spectroscopy analysis, XRD analysis, DSC analysis, and dissolution test. In the dissolution test obtained % dissolution in the 60-minute pure celecoxib 55.57%, physical mixture 61.20%, formula 1 68.38 %, formula 2 64.24 %, and formula 3 61.07% high dissolution in formula can prove that its solubility increases better than pure celecoxib. Keywords: Celecoxib; PEG-4000; Solid Dispersion; Co-grinding PENDAHULUAN Sifat fisikokimia dari suatu zat merupakan salah satu pertimbangan yang penting dalam merancang formulasi dari suatu produk obat. Salah satu sifat fisikokimia obat yang digunakan untuk merancang formulasi adalah ukuran partikel dan absorbsi obat (Shargel et al., 2012). Beberapa obat mempunyai kelarutan sangat rendah. Hal ini dapat ditingkatkan kelarutannya, salah satunya dengan metoda sistem dispersi padat. Dispersi padat merupakan system dimana obat akan terdispersi secara molekuler pada partikel matrik baik amorf maupun kristal sehingga dapat meningkatkan kecepatan disolusi (Chiou & Riegelman, 1971). Salah satu contoh obat yang tergolong dalam Biopharmaceutical Classification System (BSC) kelas II adalah celecoxib. Dimana obat golongan ini memiliki kelarutan rendah dan permeabilitas yang tinggi (Lee et al., 2013). Untuk meningkatkan kelarutan senyawa obat celecoxib digunakan pembawa PEG 4000 yang mempunyai sifat hidrofilik sehingga akan membantu kelarutan suatu senyawa yang sukar larut didalam air (Rowe et al., 2009). Salah satu metode yang sering digunakan pada sistem dispersi padat adalah metode co- grinding. Metode ini digunakan untuk memperkecil ukuran partikel obat yang bertujuan untuk meningkatkan laju disolusi