Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia 2014 STMIK AMIKOM Yogyakarta, 8 Februari 2014 ISSN : 2302-3805 1.10-31 EVALUASI USABILITY APLIKASI JADWAL TERPADU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA DENGAN METODE KUISIONER Amos Toy 1) , Wiwit Supriyanti 2) 1), 2) Magister Teknik Informatika STMIK AMIKOM Yogyakarta Jl Ring road Utara, Condongcatur, Sleman, Yogyakarta 55281 Email : junersto@programmer.net 1) , rhianty.alfa@gmail.com 2) Abstrak Prinsip utama yang dijadikan ukuran keberhasilan pengembangan sistem informasi (SI) ataupun perangkat lunak (PL) adalah usability. Tingkat usability menentukan apakah sistem tersebut akan bermanfaat, diterima user dan bertahan lama dalam penggunaannya. Sistem dengan usability yang tinggi akan membuat sistem tersebut populer dalam waktu lama dan luas penggunaannya karena banyak orang akan merasakan manfaatnya. Sedangkan, sistem dengan usability rendah meskipun dibuat berdasarkan kebutuhan, dan menghabiskan sumber daya yang tidak sedikit, seringkali pada akhirnya diabaikan oleh penggunanya. Salah satu perangkat pengukuran Usability adalah USE Questionnaire yang membagi menjadi 3 parameter utama yaitu Usefullness, Satisfaction dan Ease of Use. Masing-masing parameter diuraikan menjadi sekumpulan paket pernyataan yang disodorkan kepada para pengguna dalam bentuk kuisioner dengan skala Likert. Berdasarkan parameter usability yang digunakan pada USE Questionnaire, dilakukan pengukuran usability pada Website Aplikasi Jadwal Terpadu Universitas Muhammadiyah Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini secara keseluruhan memiliki usability yang cukup baik dan berhasil memudahkan dan membantu user menjalakan tugasnya dengan efisien. Beberapa kelemahan terletak pada elemen satisfaction, terutama terkait dengan tampilan yang memang tampak sederhana. Beberapa penambahan fasilitas juga diharapkan oleh para pengguna seperti sistem dapat terintegrasi dengan sistem akademik lainnya seperti KRS/KHS. Masukan ini diharapkan dapat meningkatkan usability aplikasi penjadwalan online di masa mendatang. Kata kunci: usability, kuesioner, sistem, penjadwalan, USE. 1. PENDAHULUAN Prinsip utama yang dijadikan ukuran keberhasilan pengembangan sistem informasi (SI) ataupun perangkat lunak (PL) adalah usability. Tingkat usability menentukan apakah sistem tersebut akan bermanfaat, diterima user dan bertahan lama dalam penggunaannya. Sistem dengan usability yang tinggi akan membuat sistem tersebut populer dalam waktu lama dan luas penggunaannya karena banyak orang akan merasakan manfaatnya. Sedangkan, sistem dengan usability rendah meskipun dibuat berdasarkan kebutuhan, dan menghabiskan sumber daya yang tidak sedikit, seringkali pada akhirnya diabaikan oleh penggunanya. Pada umumnya, saat ini dalam pengembangan dan implementasi sistem informasi atau perangkat lunak yang dilakukan oleh banyak pihak, jarang sekali dilakukan pengujian usability. Kebanyakan sistem informasi langsung diimplementasikan dan dipakai tanpa pernah diteliti sejauh mana usability sistem tersebut dari sudut penggunanya. Penelitian mengenai usability masih dianggap bukan kebutuhan utama dalam manajemen pengembangan sistem informasi, karena fokus permasalahan masih terpusat pada pengelolaan kebutuhan, jadwal, dan sumber daya yang tersedia, yang seringkali menjadi topik perdebatan antara user dan pembuat sistem. Kondisi tersebut mendorong dirancangnya sebuah penelitian sederhana, untuk melihat sejauh mana usability sebuah sistem yang sudah digunakan di sebuah instansi, dalam kasus ini yaitu sistem Aplikasi Jadwal Terpadu (AJT) yang digunakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini yaitu dapat memberikan masukan positif bagi instansi dan pemeliharaan sistem untuk perbaikan dan pengembangan sistem di masa mendatang. 2. PEMBAHASAN a. Pengertian Usability Secara umum, usability mengacu pada sejauh mana user dapat belajar dan menggunakan suatu produk untuk mencapai tujuannya dan sejauh mana kepuasan user dalam menggunakan produk tersebut. Usability didefinisikan melalui lima komponen kualitas, yaitu [1] : 1) Learnability : mengukur semudah apa user dapat mempelajari cara penggunaan produk tersebut untuk pertama kali. 2) Efficiency : mengukur secepat apa user dapat melakukan tugasnya.