1327 Jurnal Psikologi Konseling Vol. 20 No. 1, Juni 2022 Pengaruh Konsep Diri Terhadap Motivasi Belajar Siswa Al-Islam Taman Sidoarjo Tantri Ida Nursanti 1 L.Rini Sugiarti 2 Email: tantri.ida@gmail.com 1 Fakultas Psikologi, Universitas Semarang, Jl Soekarno Hatta Tlogosari Kulon Kec Pedurungan Semarang Jawa Tengah 59160 1,2 Abstrak Motivasi merupakan syarat mutlak dalam belajar. Siswa yang belajar tanpa motivasi (atau kurang motivasi) tidak akan berhasil dengan maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan motivasi belajar siswa dan seberapa besar sumbangan efektif konsep diri terhadap motivasi belajar siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa siswi SMP Al-Islam Taman Sidoarjo sebanyak 35 siswa. Hasil uji hipotesis menunjukkan angka koefisien korelasi sebesar rxy = 0,397 dengan nilai signifikansi 0,018 (p< 0,05). Hal tersebut menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara konsep diri dengan motivasi belajar siswa SMP Al-Islam Taman Sidoarjo. Kata Kunci : Konsep Diri, Motivasi Belajar Abstract Motivation is an absolute requirement in learning. Students who study without motivation (or lack of motivation) will not succeed optimally. The purpose of this study was to determine the relationship between self-concept and student learning motivation and how much effective self-concept contributes to student learning motivation. The sample of this research was 35 students of Al-Islam Junior High School Taman Sidoarjo. The results of the hypothesis test show that the correlation coefficient is rxy = 0.397 with a significance value of 0.018 (p < 0.05). This shows that there is a significant positive relationship between self-concept and learning motivation of Al-Islam Junior High School students Taman Sidoarjo. Keywords: Self-Concept, Learning Motivation PENDAHULUAN Pendidikan memegang peranan penting dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas, berakhlak mulia, arif, berbakti kepada bangsa dan negara, tentunya semua itu dapat dicapai dengan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan itu sendiri adalah suatu proses dimana individu mampu mempelajari dan mengembangkan keterampilan atau potensi yang ada dalam dirinya, untuk memahami potensi yang dimiliki seseorang, tentunya disertai dengan motivasi belajar yang tinggi. Motivasi merupakan faktor yang mendorong seseorang untuk melakukan suatu kegiatan tertentu, sehingga motivasi sering diartikan sebagai faktor yang mendorong perilaku seseorang. Jika siswa memiliki motivasi yang tinggi, maka keinginan untuk belajar, mengembangkan keterampilan dan memperluas khasanah keilmuan akan dilakukan semaksimal mungkin. Siswa yang memiliki motivasi belajar yang baik akan berupaya menggunakan kemampuan terbaiknya dalam mengikuti proses pembelajaran.