Jurnal Teknik Industri Vol. 8, No. 2, 2022 Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah Dalam Bidang Teknik Industri 288 Usulan Perbaikan Rute Pengangkutan Sampah Menggunakan Metode Branch And Bound Dan Nearest Neighbour Untuk Meminimalkan Biaya Transportasi Nidya Wisudawati 1 , Ananda Valentine 2 , Rurry Patradhiani 3 1,2,3) Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang Jl. Jendral Ahmad Yani, Palembang, 30263 Email: nidyawisudawati@gmail.com, anandavalentine5@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memilih rute optimal pengangkutan sampah pada UKM Kelompok Usaha Bersama Peduli Sampah Kecamatan Tanah Abang sehingga dapat meminimalkan biaya transportasi. Metode Branch and Bound dan Nearest Neighbour dipilih dalam menyelesaikan masalah pada penelitian ini. Metode Branch and Bound adalah metode pencarian di dalam ruang solusi secara sistematis. Sedangkan metode Nearest Neighbour adalah sebuah teknik menyelesaikan permasalahan rute dengan menentukan titik terdekat dengan jarak terpendek. Hasil perhitungan untuk rute awal pengangkutan sampah didapatkan jarak tempuh per tahun sebesar 5.356,8 Km, waktu tempuh per tahun sebesar 12.480 Menit dan biaya transportasi per tahun sebesar Rp11.584.793,6. Dari hasil penelitian menggunakan metode Branch and Bound didapat jarak tempuh per tahun sebesar 4.454,4 Km, waktu tempuh per tahun sebesar 10.560 Menit dan biaya transportasi per tahun sebesar Rp9.641.548,8. Dengan metode Nearest Neighbour didapat jarak tempuh per tahun sebesar 4.454,4 Km, waktu tempuh per tahun sebesar 10.368 Menit dan biaya transportasi per tahun sebesar Rp9.641.548,8. Perbandiangan antara kedua metode tersebut menghasilkan jarak tempuh dan biaya transportasi yang sama, tetapi terdapat perbedaan pada waktu tempuh. Metode Nearest Neighbour memiliki waktu tempuh yang lebih cepat sehingga metode ini terpilih untuk mencapai tujuan penelitian. Kata kunci: Branch and bound, nearest neighbour, optimasi, rute, transportasi, vehicle routing problem ABSTRACT This study aims to choose the optimal route for transporting waste in the UKM Tanah Abang Subdistrict Waste Management Joint Business Group so as to minimize transportation costs. The Branch and Bound and Nearest Neighbor methods were chosen to solve the problems in this study. The Branch and Bound method is a systematic search method in the solution space. While the Nearest Neighbor method is a technique for solving route problems by determining the closest point with the shortest distance. The results of the calculation for the initial route of waste transportation are 5.356,8 km per year, 12.480 minutes per year travel time and annual transportation costs of IDR 11.584.793,6. From the results of research using the Branch and Bound method, the annual distance is 4.454,4 Km, the annual travel time is 10.560 minutes and the transportation cost per year is IDR 9.641.548,8. Using the Nearest Neighbor method, the annual distance is 4.454,4 km, the annual travel time is 10.368 minutes and the annual transportation cost is IDR 9.641.548,8. The comparison between the two methods results in the same mileage and transportation costs, but there are differences in travel time. The Nearest Neighbor method has a faster travel time so this method was chosen to achieve research objectives. Keywords: Branch and bound, nearest neighbour, optimization, route, transportation, vehicle routing problem Pendahuluan Berdasarkan data Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) timbunan sampah di Indonesia pada akhir tahun 2020 mengalami pelonjakan yaitu sebesar 67,8 juta ton dan akan terus bertambah seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan pembatasan social [1]. Sampah merupakan masalah nasional, sehingga penanganannya harus komprehensif dan inklusif dari hulu ke hilir sehingga membawa manfaat ekonomi, sehat bagi masyarakat dan lingkungan, serta mengubah perilaku masyarakat. Hal ini tertuang dalam UU Pengelolaan Sampah Tahun 2008 No. 18. Sampah merupakan permasalahan yang umum dan serius, seperti halnya di Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan. UKM Kelompok Usaha Bersama (KUB) Peduli Sampah bertanggung jawab mengangkut sampah dari rumah tangga warga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kendaraan roda empat berupa truk yang disediakan Pemkab Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) digunakan untuk mengangkut sampah dari rumah warga ke TPA. Permasalahan yang dihadapi UKM saat mengangkut sampah dari Kelompok Usaha Bersama (KUB)