52 Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat http://jurnal.stkippgribl.ac.id/index.php/adiguna PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN UNTUK SISWA KELAS XII SMK MUHAMMADIYAH 2 BANDAR LAMPUNG Vetri Yanti Zainal 1 , Sari Narulita 2 , Nur Fitria 3 123 STKIP PGRI Bandar Lampung 1 zainalzainalvetrivetri@gmail.com, 2 litalampung@gmail.com, 3 nurfitriasyukri@gmail.com Abstrak: Jiwa kewirausahaan sebenarnya hampir dimiliki oleh setiap generasi muda, namun kurangnya pengetahuan dan pelatihan kewirausahan menyebabkan generasi muda saat ini kurang memaksimalkan potensi jiwa kewirausahaan. Disamping banyak faktor lain yang menyebabkan hal tersebut, seperti kurangnya modal ataupun jaringan yang sangat sedikit sehingga sangat sulit untuk mengembangkan usaha dan jiwa kewirausahaan. Siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 2 Bandar Lampung terdiri dari 60 orang, berdasarkan hasil wawancara dengan siswa kelas XII didapatkan bahwa 85% siswa yang masih belum memahami tentang kewirausahaan dan keterampilan untuk berwirausaha. Sebagai solusi untuk permasalahan tersebut, maka tim pengabdi memberikan pelatihan kewirausahaan siswa. Dalam pelatihan tersebut disampaikan materi tentang teori kewirausahaan dan melakukan praktik membuat handycraf. Hasil evaluasi, maka diperoleh hasil dan manfaat dari kegiatan pengabdian ini diantaranya adalah meningkatnya pengetahuan kewirausahaan dan keterampilan siswa dalam membuat handycraf. Kata Kunci: Kewirausahaan Abstract: The entrepreneurial spirit is actually owned by almost every young generation, but the lack of entrepreneurial knowledge and training causes the young generation to currently not maximize the potential of the entrepreneurial spirit. Besides many other factors that cause this, such as lack of capital or very little network so it is very difficult to develop a business and entrepreneurial spirit. The students of twelveth class of SMK Muhammadiyah 2 Bandar Lampung consisted of 60 students, based on the results of interviews found that 85% of students who still did not understand about entrepreneurship and skills for entrepreneurship. As a solution to these problems, the service team provides student entrepreneurship training. In the training, material about entrepreneurship theory and practice of making handicrafts were presented. The results of the evaluation, obtained the results and benefits of this community service include increasing entrepreneurial knowledge and student skills in making handicrafts. Keywords: Entrepreneurship PENDAHULUAN Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dikarenakan para siswanya memilki dasar keterampilan yang lebih kuat dibandingkan dengan Sekolah Menengah Atas, sehingga dibutuhkan setiap siswa memiliki jiwa kewirausahaan. Hal ini sangat penting untuk menciptakan lapangan kerja mandiri, sebagai salah satu strategi untuk mengatasi masalah pengangguran yang meningkat di Indonesia. brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by STKIP PGRI Bandar Lampung: Open Journal System