JPK: Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 1 Tahun 2024 | 12 – 20
DOI: http://dx.doi.org/10.24269/jpk.v9.n1.2024.pp12-20 email: jpk@umpo.ac.id
JPK: Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan
http://journal.umpo.ac.id/index.php/JPK/index
ISSN 2527-7057 (Online)
ISSN 2549-2683 (Print)
Penguatan Literasi Budaya dan Kewargaan Melalui Bahan Ajar Berbasis Kearifan
Lokal Toraja
Priska Efriani Luansi Ero
1
, I Bandong
2
, Muh Ali A
3
, Ali Mustadi
4
Informasi artikel ABSTRAK
Sejarah Artikel:
Diterima Desember 2023
Revisi Januari 2024
Dipublikasikan Februari
2024
Literasi budaya merupakan salah satu jenis literasi dasar yang dikembangkan di SD
untuk mengembangkan keterampilan anak dalam memahami dan bersikap atas
budaya sebagai identitas diri dan bangsa. Pembelajaran dengan menggunakan bahan
ajar berbasis budaya dan kearifan lokal merupakan sebuah strategi untuk
mengembangkan literasi budaya. Kearifan lokal merupakan pengetahuan,
pandangan, sikap, dan keyakinan dari suatu kelompok sebagai bentuk penyesuaian
terhadap alam, lingkungan sosial, dan budaya dalam waktu yang lama. Tujuan
penelitian ini ialah untuk mengetahui karakteristik bahan ajar; menganalisis
kelayakan, kepraktisan, kemenarikan bahan ajar berbasis kearifan lokal. Model
pengembangan yang digunakan ialah 4D yang terdiri dari define, design, develop,
dan deseminate. Hasil penelitian menunjukkan kearifan lokal yang diintegrasikan
dalam bahan ajar berasal dari penghayatan akan filosofi budaya suku Toraja seperti
makna upacara kematian Rambu Solo sebagai sarana membagi kasih dan memupuk
persatuan; pemaknaan pada makna arsitektur alang; dan filosofi Gusean. Hasil
validasi bahan ajar mencapai persentasi 98% dengan kategori sangat layak;
kepraktisan produk mencapai presentasi 98%; rata-rata kemenarikan bahan ajar
menurut penilaian siswa sebesar 3.7 dari skala 4. Oleh karena itu, penguatan literasi
budaya melalui strategi bahan ajar berbasis kearifan lokal di sekolah sangat penting
untuk merekonstuksi pengetahuan siswa serta membantu menghayati nilai warisan
budaya dengan pendekatan pengalaman langsung yang kontekstual.
Keywords:
Literasi Budaya dan
Kewargaan,
Kearifan Lokal,
Suku Toraja
How to Cite : ABSTRACT
Ero, P.E.L., Badong, I.,
Ali, A.M., Mustadi, A.
(2024). Penguatan
Literasi Budaya dan
Kewargaan Melalui
Bahan Ajar Berbasis
Kearifan Lokal Toraja.
Jurnal Pancasila dan
Kewarganegaraan, 9(1),
pp.12-20. DOI:
http://dx.doi.org/10.2426
9/jpk.v9.n1.2024.pp12-
20
Strengthening Cultural Literacy and Citizenship Through Teaching Materials
Based on Toraja Lokal Wisdom. Cultural literacy is one type of basic literacy
developed in elementary school to develop children's skills in understanding and
behaving towards culture as self and national identity. Learning using culture-based
teaching materials and lokal wisdom is a strategy for developing cultural literacy.
Lokal wisdom is the knowledge, views, attitudes and beliefs of a group as a form of
adaptation to nature, the social environment and culture over a long period. This
research aims to determine the characteristics of teaching materials; analyze the
feasibility, practicality, attractiveness of lokal wisdom-based teaching materials. The
development model used is 4D which consists of define, design, develop and
disseminate. The research results show that the lokal wisdom integrated in teaching
materials comes from an appreciation of the cultural philosophy of the Toraja tribe,
such as the meaning of the Rambu Solo death ceremony as a means of sharing love
and fostering unity; interpretation of the meaning of alang architecture; and Gusean
philosophy. The results of the validation of teaching materials reached a percentage
of 98% with a very feasible category; product practicality reaches 98% presentation;
The average attractiveness of teaching materials according to student assessments is
3.7 on a scale of 4. Therefore, strengthening cultural literacy through lokal wisdom-
based teaching materials strategies in schools is very important to reconstruct
students' knowledge and help them appreciate the value of cultural heritage with a
contextual, direct experience approach.
Alamat korespondensi:
Universitas Negeri Yogyakarta
1,2
, Program Doktoral Pendidikan Dasar, Yogyakarta, Indonesia
Universitas Terbuka
3,4
, Program Magister Pendidikan, Makassar, Indonesia
E-mail:
priskaefriani.2022@student.uny.ac.id
1
; pujiyanti@uny.ac.id
2
;
Copyright © 2024 Universitas Muhammadiyah Ponorogo