VOLUME 01 NOMOR 01, OKTOBER 2020 PELATIHAN KONSELOR TUTOR SEBAYA UNTUK PENGEMBANGAN RESILIENSI KONSELI DI SMK TRIATMAJAYA SINGARAJA G. D. Setiawan 1 , I G. N. Puger 1 , N. L. Yaniasti 1 , L. P. A. S. Tjahyanti 1 , K. Y. F. Dewi 1 , N. Mudarya 1 , D. Siswanti 1 ABSTRAK Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Panji Sakti yang yang bertempat di SMK Triatmajaya Singaraja, dengan memeberikan pelatihan Tutor Sebaya bagi siswa-siswa pilihan yang dianggap mampu oleh pihak sekolah. Tutor sebaya atau teman sebaya merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan pada masa remaja. Penegasan Laursen dapat dipahami karena pada kenyataannya remaja dalam masyarakat moderen seperti sekarang ini menghabiskan sebagian besar waktunya bersama dengan teman sebaya mereka. Teman sebaya menjadi model peran yang penting, disamping orang tua dan orang dewasa lainnya. Penelitian yang dilakukan Buhrmester menunjukkan bahwa pada masa remaja kedekatan hubungan dengan teman sebaya meningkat secara drastis, dan pada saat yang bersamaan kedekatan hubungan remaja dengan orang tua menurun secara drastis. Pelatihan tutor sebaya ini ditekankan untuk meningkatkan resiliensi siswa khususnya tutor sebaya agar nantinya dapat membantu teman-teman lainnya dalam menghadapi permasalahan di sekolah baik masalah pribadi maupun belajar. Setelah pelaksaaan pengabdian kepada masyarakat ini selesai akan diberikan pendampingan-pendampingan khususnya bagi tutor-tutor sebaya. Kata kunci: Tutor Sebaya, Resiliensi, SMK, Triatmajaya ABSTRACT Community service conducted by the community service team of The Faculty of Teachers and Educational Sciences of Panji Sakti University located at SMK Triatmajaya Singaraja, by provide peer tutor training for choice students who are considered capable by the school. Peer tutors or peers are a very influential factor in life in adolescence. Laursen's assertion is understandable because in reality teenagers in today's modern society spend most of their time together with their peers. Peers become important role models, alongside other parents and adults. Research conducted by Buhrmester shows that in adolescence the closeness of relationships with peers increases drastically, and at the same time the closeness of adolescent relationships with parents decreases drastically. This peer tutor training is emphasized to improve the resilience of students, especially peer tutors, so that they can help other friends in dealing with problems in school, both personal and learning problems. After the service will be completed, mentoring will be provided, especially for peer tutors. Keywords: Peer Tutor, Resilience, SMK, Triatmajaya 1. PENDAHULUAN Dalam Abad ke-21 sekarang ini, setiap peserta didik/konseli dihadapkan pada situasi kehidupan yang kompleks, penuh dengan tekanan, paradoks dan ketidakmenentuan. Dalam konstelasi kehidupan tersebut setiap peserta didik/konseli memerlukan berbagai kompetensi hidup untuk berkembang secara efektif, produktif dan bermaslahat bagi diri sendiri dan lingkungannya. Pengembangan kompetensi hidup memerlukan sistem layanan pendidikan di sekolah yang tidak hanya mengandalkan layanan pembelajaran mata pelajaran/bidang studi dan manajemen saja, tetapi juga layanan khusus yang lebih bersifat psikopedagogik, yakni melalui bimbingan dan konseling. 1 Program Studi Bimbingan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Panji Sakti brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by E-Journal Universitas Panji Sakti