PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Volume 8, Issue 6, Pages 880–888 November 2023 e-ISSN: 2654-4385 p-ISSN: 2502-6828
https://journal.umpr.ac.id/index.php/pengabdianmu/article/view/5010
DOI: https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v8i6.5171
How to cite: Pratama, S, F., Khairillah, Y, N., Pasmawati., Fitriagustiani., Alang, H., & Pratama, K. (2023). Focus Group Discussion
Penerapan Bioteknologi dalam Budidaya Ikan sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Perikanan di Kecamatan Anjongan,
Kabupaten Mempawah. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 8(6), 880-888.
https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v8i6.5171
Focus Group Discussion Penerapan Bioteknologi dalam Budidaya Ikan
sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Perikanan di Kecamatan
Anjongan, Kabupaten Mempawah
Focus Group Discussion Application of Biotechnology in Fish Cultivation as a Way to Increase
Fishery Productivity in Anjongan District, Mempawah Regency
Sandi Fransisco Pratama
1&3*
Yuyun Nisaul Khairillah
1
Pasmawati
1
Fitriagustiani
1
Hasria Alang
1
Kharisma Pratama
2
1
Biotechnology Study Program,
Muhammadiyah Institute of
Technology and Health West
Kalimantan, Pontianak, West
Kalimantan, Indonesia
2
Nursing Study Program,
Muhammadiyah Institute of
Technology and Health West
Kalimantan, Pontianak, West
Kalimantan, Indonesia
3
Department of Biology, Faculty of
Mathematics and Natural Sciences,
Padang State University, West
Sumatra, Indonesia
email:
sandifransiscopratama@gmail.com
Kata Kunci
FGD
Bioteknologi
Perikanan
Keywords:
FGD
Biotechnology
Fisheries
Received: June 2023
Accepted: August 2023
Published: December 2023
Abstrak
Data BPS Kabupaten Mempawah menunjukkan bahwa hasil produksi
perikanan budidaya di Kecamatan Anjongan yaitu 163 ton/tahun. Hasil
produksi ini masih lebih rendah apabila dibandingkan dengan kecamatan
lainnya di Kabupaten Mempawah. Salah satu faktor yang menyebabkan
belum maksimalnya hasil produksi perikanan budidaya di Kecamatan
Anjongan adalah keterbatasan penguasaan teknologi budidaya di
masyarakat. Bioteknologi dalam bidang perikanan menawarkan teknologi
berkelanjutan untuk meningkatkan sumber daya perikanan. Pengabdian
Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk melakukan Focus Group
Discussion (FGD) rencana penerapan bioteknologi dalam budidaya ikan di
Kecamatan Anjongan. Pada kegiatan ini disampaikan beberapa penerapan
bioteknologi dalam budidaya perikanan. Hasil dari kegiatan diskusi
didapatkan beberapa hal yang menjadi permasalahan antara lain
terbatasnya sumber air bersih untuk budidaya ikan, tingginya biaya untuk
pakan, dan terbatasnya sumber daya untuk implementasi di bidang
Bioteknologi. Pakan menjadi prioritas utama dan menjadi faktor penting
karena Ikan dapat tumbuh dengan sehat, optimal dan berkualitas.
Abstract
BPS data for Mempawah Regency shows that aquaculture production in the
Anjongan District is 163 tons/year. This production result is still lower compared
to other sub-districts. One of the factors causing the not-yet-optimal effects of
aquaculture production in the Anjongan District is the limited mastery of
aquaculture technology. Biotechnology in the field of fisheries offers sustainable
technology to increase fishery resources. This Community Service aims to conduct
a Focus Group Discussion on plans to apply biotechnology in fish farming. In this
activity, several applications of biotechnology in aquaculture were presented. The
results of the discussion activities revealed several problems, including limited
sources of clean water for fish farming, high costs for feed, and limited resources for
implementation in the field of biotechnology. Feed is a top priority and an essential
factor because fish can grow in a healthy, optimal, and quality manner.
© 2023 Sandi Fransisco Pratama, Yuyun Nisaul Khairillah, Pasmawati, Fitriagustiani, Hasria Alang, Kharisma
Pratama. Published by Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah
Palangkaraya. This is Open Access article under the CC-BY-SA License
(http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/). DOI: https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v8i6.5171