Volume 3 No 2, 2022/ DOI: 10.32539/Hummed.V3I2.84 84-91 e-ISSN 2745-6560 hummed.ejournal.unsri.ac.id Skrining Faktor Risiko Prediabetes yang Dapat Dimodifikasi di Komunitas Iche Andriyani Liberty 1* , Fachmi Idris 1 , Pariyana 1 , Mariana 1 , Indri Seta Septadina 2 , Meria Utama 3 , Irsan 3 , Muhammad Irfian Nurrahman 4 , Muhammad Rafi Putra 4 1 Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat-Ilmu Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya 2 Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya 3 Fakultas Hukum, Universitas Sriwijaya 4 Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya E-mail: Icheandriyaniliberty@fk.unsri.ac.id Abstrak Prediabetes adalah periode yang tepat untuk mencegah dan atau menunda konversi status glukosa menjadi diabetes, tetapi sangat progresif untuk mengalami komplikasi di masa depan. Skrining dapat menjadi salah satu upaya dalam pencegahan dan peningkatan kewaspadaan terhadap prediabetes. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk melihat gambaran hasil skrining faktor risiko prediabetes yang dapat dimodifikasi pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Talang Ratu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan melakukan skrining dan memberikan edukasi singkat ke masyarakat dengan menggunakan flyer dan bantuan penyampaian informasi oleh Puskesmas. Sebanyak 33 responden yang dengan sukarela mengikuti kegiatan ini. Hasil skrining kemudian disampaikan dan menjadi referensi penyampaian edukasi yang bersifat individual. Berdasarkan skrining yang dilakukan didapatkan hasil rata-rata usia responden 50,33 tahun dan mayoritas berjenis kelamin perempuan (69,70%), berpendidikan terakhir SMA (42,42%), serta pekerjaan PNS (48,48%). Distribusi perilaku merokok sebanyak 12,12%. Mayoritas (54,55%) responden mempunyai kebiasaan makan sayur dalam seminggu sebanyak 7 kali. Kemudian 42,42% responden mempunyai kebiasaan makan buah dalam seminggu sebanyak 7 kali. Rata-rata tekanan darah sistolik 133,90 ± 17,25 mmHg dan rata-rata diastolik 82,57 ± 9,35. Rata-rata kolesterol total 243,90 ± 239,48. Rata-rata IMT 26,10 ± 3,97 serta rata-rata RLPP sebesar 0,86 ± 0,064 yang terkategori tinggi (jika ≥ 0,85 cm). Sedangkan rerata kadar glukosa darah adalah 114,42 ± 63,97. Pada hasil skrining responden diperoleh rata-rata waktu yang dihabiskan untuk melakukan kegiatan dengan posisi duduk, berbaring, atau berbaring sebesar 4,97 jam dengan rentang 1-12 jam. Kata kunci: Skrining, Faktor Risiko, Modifikasi, Prediabetes Abstract Modifiable Prediabetes Risk Factor Screening in Community. Prediabetes is the best period to prevent and or delay the conversion of glucose status to diabetes, but it is very progressive to develop complications in the future. Screening can be an effort to prevent and increase awareness of prediabetes. The purpose of this activity is to describe the results of screening for modifiable prediabetes risk factors in the community in the working area of Puskesmas Talang Ratu. This community service activity is carried out by screening and providing brief education to the community using flyers and information delivery assistance by the Puskesmas. A total of 33 respondents voluntarily participated in this activity. The results of the screening become a reference for individual education. Based on the screening carried out, the results showed that the average age of the respondents was 50.33 years and the majority were female (69.70%), the last education was high school and civil servant occupation (48.48%). The distribution of smoking behavior was 12.12%, and