Syiah Kuala Psychology Journal, 2 (1), 2024 11 RISIKO TERJADINYA KECURANGAN AKADEMIK DITINJAU DARI ORIENTASI TUJUAN MAHASISWA (THE RISK OF ACADEMIC DISHONESTY IN TERMS OF STUDENTS' GOAL ORIENTATION) Mai Tiza Husna, Fatihah Raffles Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat, Indonesia Email: maitizahusna@uinib.ac.id; fatihahraffles288@gmail.com ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memaparkan risiko terjadinya kecurangan akademik ditinjau dari orientasi tujuan mahasiswa. Penelitian dilakukan pada salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Padang. Penelitian ini memiliki subjek sebanyak 395 orang mahasiswa. Sampel diperoleh melalui salah satu teknik sampling yaitu proportionate stratified random sampling. Kemudian, data yang diperoleh diolah melalui analisis korelasi Spearman Rank karena data penelitian tidak terdistribusi secara normal. Setelah melakukan analisis korelasi, ditemukan hubungan antara orientasi kinerja (performance orientation) dengan kecurangan akademik dengan koefisien korelasi sebesar 0,106 (p < 0,05), dan koefisien korelasi sebesar -0,154 (p < 0,05) untuk hubungan antara orientasi pembelajaran (learning orientation) dengan kecurangan akademik. Namun, hubungan antara masing-masing tipe orientasi tujuan dengan kecurangan akademik tergolong sangat rendah. Kata kunci: Kecurangan akademik, orientasi tujuan, orientasi pembelajaran, orientasi kinerja ABSTRACT The purpose of this study was to describe the risk of academic fraud in terms of student goal orientation. The research was conducted at one of the state universities in Padang City. This study has a subject of 395 students. The sample was taken through one of the sampling techniques, namely proportionate stratified random sampling. Then, the data obtained was processed through Spearman Rank correlation analysis, because the research data was not normally distributed. After conducting correlation analysis, a relationship between performance orientation and academic cheating was found with a correlation coefficient of 0.106 (p < 0.05), and a correlation coefficient of -0.154 (p < 0.05) for the relationship between learning orientation and academic cheating. However, the relationship between each type of goal orientation and academic cheating is very low. Keyword: Academic dishonesty, goal orientation, learning orientation, performance orientation. PENDAHULUAN Kecurangan akademik masih marak terjadi saat ini. Kecurangan akademik dapat dipraktikkan oleh siapa saja termasuk mahasiswa yang sudah berada di pendidikan tinggi (Darmiah & Marvida, 2023). Bahkan tindakan kecurangan ini sering dianggap wajar karena dilakukan oleh banyak orang (Uyun, 2018; Jensen, 2002). Terdapat empat bentuk kecurangan akademik yaitu cheating (menyontek orang lain saat ujian), seeking outside help (mencari informasi materi ujian dari orang lain yang telah ujian lebih dulu), plagiarisme (penjiplakan karya orang lain), dan electronic cheating (menggunakan media eletronik untuk bertukar jawaban dengan orang lain) (Indriani, 2019). Adapun beberapa tindakan curang yang biasa dilakukan mahasiswa yaitu titip absen, kolusi saat ujian, melakukan