TIN: Terapan Informatika Nusantara
Vol 3, No 10, March 2023, page 427-436
ISSN 2722-7987 (Media Online)
Website https://ejurnal.seminar-id.com/index.php/tin
DOI 10.47065/tin.v3i10.4135
Copyright © 2023 the author, Page 427
This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Tinjauan Strategis: Pengaruh Keunggulan Kompetitif dan Orientasi Pasar
terhadap Kinerja Bisnis UMKM dalam Konteks Pasar yang Kompetitif
Didit Darmawan
*
, Rahayu Mardikaningsih, Siti Nur Halizah, Arif Rachman Putra, Eli Retnowati, Misbachul
Munir, Rafadi Khan Khayru, Eli Masnawati, Samsul Arifin
Universitas Sunan Giri, Surabaya, Indonesia
Email: dr.diditdarmawan@gmail.com
Email Penulis Korespondensi: dr.diditdarmawan@gmail.com
Abstrak−Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh keunggulan kompetitif dan orientasi pasar terhadap kinerja bisnis
suatu perusahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini meliputi model kuantitatif. Sampel yang terdiri dari 75
pemilik usaha kecil di Kota Suranaya yang mewakili perusahaannya mengisi survei dengan menggunakan pengukuran yang telah
ditentukan. Pengambilan sampel purposif akan digunakan untuk persyaratan pengambilan sampel. Data yang terkumpul dianalisis
menggunakan berbagai teknik statistik, antara lain uji asumsi klasik, regresi linier berganda, dan uji hipotesis. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara keunggulan kompetitif dan kinerja bisnis. Perusahaan yang
mampu mengembangkan keunggulan kompetitif dalam produk, jasa, atau biaya cenderung mencapai hasil keuangan yang lebih baik
dibandingkan pesaingnya. Selain itu, orientasi pasar juga mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja bisnis.
Perusahaan yang lebih fokus untuk memahami pelanggan secara mendalam dan berusaha memenuhi kebutuhan mereka cenderung
memiliki kinerja bisnis yang lebih baik.
Kata Kunci: Keunggulan Kompetitif; Orientasi Pasar; Kinerja Bisnis; Strategi Bisnis; Pelanggan; Persaingan
Abstract−This research aims to explore the influence of competitive advantage and market orientation on a company's business
performance. The research method used in this research includes quantitative models. A sample consisting of 75 small business
owners in Suranaya City representing their companies filled out the survey using predetermined measurements. Purposive sampling
will be used for sampling requirements. The collected data was analyzed using various statistical techniques, including classical
assumption testing, multiple linear regression, and hypothesis testing. The research results show that there is a significant positive
relationship between competitive advantage and business performance. Companies that are able to develop competitive advantages in
products, services, or costs tend to achieve better financial results than their competitors. Apart from that, market orientation also has
a significant positive influence on business performance. Companies that focus more on understanding customers in depth and trying
to meet their needs tend to have better business performance.
Keywords: Competitive Advantage; Market Orientation; Business Performance; Business Strategy; Customer; Competition
1. PENDAHULUAN
Pemasaran adalah salah satu aktivitas utama pada perusahaan yang memiliki peranan penting untuk menjaga dan
mengembangkan bisnisnya. Tidak ada perusahaan yang dapat bertahan pada jangka panjang jika mereka tidak mampu
melakukan pemasaran produk dan layanan mereka dengan efektif (Khayru, 2021). Upaya untuk mengukur kinerja
pemasaran melibatkan penggunaan indikator yang mencerminkan kompleksitas aktivitas organisasi. Faktanya, berbagai
jenis industri telah mengalami peningkatan pada upaya untuk mengukur kinerja mereka (Abor & Quartey, 2010;
Parente et al., 2019).
Dalam konteks kewirausahaan, pemasaran memiliki peran krusial dalam membangun fondasi keunggulan
bersaing (Mardikaningsih et al., 2022). Kewirausahaan tidak hanya berkaitan dengan inovasi produk atau layanan,
tetapi juga melibatkan kemampuan untuk memasarkan dan mempromosikan inovasi tersebut kepada pasar (Hidayat et
al., 2015; Darmawan et al., 2022). Pengusaha yang sukses harus memiliki keahlian pemasaran yang kuat untuk
memastikan bahwa ide atau produk baru mereka diterima dengan baik oleh konsumen (Retnowati et al., 2021;
Mardikaningsih, 2022). Selain itu, kewirausahaan juga melibatkan kemampuan untuk mengidentifikasi peluang pasar
yang baru dan potensial (Putra et al., 2022). Dengan menggunakan strategi pemasaran yang efektif, pengusaha dapat
menciptakan permintaan untuk produk atau layanan yang belum ada sebelumnya (Padma et al., 2018; Darmawan,
2019). Mereka juga dapat mengembangkan strategi pemasaran yang inovatif untuk memasuki pasar yang kompetitif. Di
dunia kewirausahaan yang kompetitif, pengukuran kinerja pemasaran sangat penting. Kewirausahaan sering kali
membutuhkan pengambilan keputusan berdasarkan data dan analisis yang akurat (Darmawan, 2022; Halizah &
Darmawan, 2022). Oleh karena itu, menggunakan indikator kinerja pemasaran yang tepat adalah kunci untuk
memastikan bahwa upaya pemasaran menghasilkan hasil yang diinginkan. Dengan mengintegrasikan pemasaran dan
kewirausahaan, perusahaan dapat mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah bagi
pelanggan (Wahab et al., 2017). Pengusaha yang sukses tidak hanya memiliki visi untuk menciptakan inovasi, tetapi
juga kemampuan untuk memasarkannya dengan efektif (Djazilan, 2022; Halizah & Mardikaningsih, 2022). Dengan
cara ini, pemasaran dan kewirausahaan saling melengkapi untuk menciptakan bisnis yang tangguh dan kompetitif di
pasar yang terus berubah.
Selain pengukuran keuangan tradisional seperti pendapatan penjualan, margin kotor, dan pangsa pasar,
pengukuran non-keuangan juga semakin mendapat perhatian untuk menilai kinerja bisnis. Hal ini mencerminkan
pergeseran paradigma pada evaluasi keberhasilan bisnis (Abor, 2007). Jacobs dan Mafini (2019) mengukur kinerja
bisnis dari berbagai sektor industri, termasuk ritel, barang konsumen, layanan pelanggan, barang penyedia bisnis, dan