46 Jurnal Sosial Sains dan Teknologi SOSINTEK STUDI EFISIENSI PENDISTRIBUSIAN AIR IRIGASI SALURAN TERSIER PADA DAERAH IRIGASI DI DESA KARANG BAYAN KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT AGUSTINUS BEKE LALO 1) , LALU HARDI WIJAYA 2) , NI MADE NIA BUNGA SURYA DEWI 3) , ARIANTO 4) 1) Alumni, 2,3,4) Dosen Teknik Sipil K. Mataram UNMAS Denpasar 1) agustinusbekelalo1997@gmail.com, 3) myname.niabunga@gmail.com ABSTRAK Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif bersifat deskriptif yaitu menjelaskan keadaan efesiensi pendistribusian air di Karang Bayan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Data yang digunakan dalam analisis adalah kecepatan aliran air (VAV), luas penampang (A), debit aliran saluran (Q), kebutuhan air untuk tanaman dan kebutuhan air tiap area irigasi, dan efesiensi pendistribusian air irigasi pada setiap saluran (E). Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran S3 dan S4 belom mencukupi kebutuhan air di area irigasi, sedangkan debit di saluran irigasi tersier S1, S2, S5 dan S6 sudah mencukupi kebutuhan air area irigasi di Desa Karang Bayan. Karena ketersediaan air di Bendung Mencongah sangat mencukupi untuk pemberian air pada saluran tersier. Saluran S1 yang mempunyai area irigasi seluas 36,64 ha dan panjang saluran 700 m dengan debit aktual 44,8 ltr/s mempunyai efisiensi pengairan sebesar 60%. Pada saluran S2 yang mempunyai area irigasi seluas 57,115 ha dan panjang saluran 900 m dengan debit aktual 67,9 ltr/s mempunyai efisiensi pengairan sebesar 60%. Pada saluran S1 dan S2 nilai efisiensi diatas 50-60% maka saluran tersebut bisa dikatakan sudah efisien. Kata kunci: pendistribusian, irigasi, saluran tersier ABSTRACT The research design uses a descriptive quantitative approach, which explains the state of the efficiency of water distribution in Karang Bayan, Lingsar District, West Lombok Regency. The data used in the analysis are water flow velocity (VAV), cross-sectional area (A), channel flow rate (Q), water demand for plants and water requirements for each irrigation area, and the efficiency of irrigation water distribution in each channel (E). The results showed that the S3 and S4 channels did not meet the water needs in the irrigation area, while the discharge in the tertiary irrigation canals S1, S2, S5 and S6 was sufficient to meet the water needs of the irrigation area in Karang Bayan Village. Because the availability of water in the Mencongah Weir is very sufficient for providing water to the tertiary canal. Channel S1 which has an irrigation area of 36.64 ha and a channel length of 700 m with an actual discharge of 44.8 ltr/s has an irrigation efficiency of 60%. The S2 channel which has an irrigation area of 57,115 ha and a channel length of 900 m with an actual discharge of 67.9 ltr/s has an irrigation efficiency of 60%. In the S1 and S2 channels, the efficiency value is above 50-60%, then the channel can be said to be efficient. Keywords: distribution, irrigation, tertiary channe PENDAHULUAN Latar Belakang Indonesia memiliki potensi sumber daya air (SDA) yang berlimpah, termasuk lima terbesar di dunia yaitu sekitar 3.200 miliar m3/tahun yang tersebar dalam 7.956 sungai dan 521 danau, namun ketersediaannya bervariasi antar wilayah dan antar waktu, sehingga pada wilayah tertentu sering terjadi kekurangan air atau sebaliknya (Hasan, 2012). Potensi SDA yang besar tersebut belum dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk penyediaan air bagi berbagai keperluan, seperti penyediaan irigasi, air baku untuk rumah tangga, perkotaan, dan industri serta penyediaan untuk energi listrik. Secara umum, total ketersediaan air baru dapat Diterima Disetujui Dipublish Hal : 30 Agustus 2021 : 15 September 2021 : 29 November 2021 : 46 - 54 http://journal.unmasmataram.ac.id/index.php/SOSINTEK ISSN: 2777 - 1180 Vol. 1 , No. 2, November 2021