172 Penerbit: Fakultas Kedokteran - Universitas Muslim Indonesia FAKUMI MEDICAL JOURNAL ARTIKEL RISET URL artikel: https://fmj.fk.umi.ac.id/index.php/fmj Hubungan Ankle Brachial Index dengan Keparahan Ulkus Kaki Diabetic Derajat Wagner pada Penderita Diabetes Melitus K Prema Hapsari Hidayati 1 , Muh. Fadil Asrar 2 , Hendrian Chaniago 3 , Darariani Iskandar 4 , Syarif Hidayatullah 5 1,4 Dokter Pendidik Klinik Bagian Ilmu Penyakit Dalam RS Ibnu Sina Makassar 2 Program Pendidikan Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia 3,5 Dokter Pendidik Klinik Bagian Orthopedi dan Traumatologi RS Bayangkara Makassar Email Penulis Korespondensi ( K ): prema.hapsari@umi.ac.id prema.hapsari@umi.ac.id 1 , fadilasrar80@gmail.com 2 , hendrian.chani@umi.ac.id 3 , darariani.iskandar@umi.ac.id 4 Syarifortouh@yahoo.com 5 (081342443611) ABSTRAK Diabetes mellitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik yang ditandai oleh tingkat gula darah yang tinggi dalam jangka waktu yang lama, dan penderitanya berisiko mengalami sejumlah komplikasi. Perubahan patologis khas pada kaki penderita DM, seperti infeksi, ulkus kaki diabetik, dan neuropati, secara kolektif disebut sebagai sindrom kaki diabetik. Salah satu komplikasi yang signifikan dari diabetes mellitus adalah ulkus diabetik, yang dapat menyebabkan peningkatan tingkat morbiditas pada pasien secara umum. Komplikasi ini dapat dicegah, terutama karena seringkali dipicu oleh trauma ringan. Ankle brachial index (ABI) merupakan alat non-invasif yang digunakan untuk menilai status vaskular pada pasien. Alat ini mengukur rasio antara tekanan darah sistolik pada ekstremitas atas dan bawah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara ankle brachial index dengan kejadian ulkus diabetik pada penderita diabetes melitus. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional, dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Penelitian dilaksanakan di RS Ibnu Sina Makassar dan RS Bayangkara Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara ankle brachial index dengan kejadian ulkus kaki diabetik, terutama pada kelompok Wagnert grade 3 yang memiliki nilai ABI dengan oklusi ringan (0.71-0.90), dengan jumlah sebanyak 13 orang. Analisis statistik menggunakan uji Spearman menghasilkan nilai p = 0,004 (p < 0,05) dan r = -0,450. Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan dan berbanding terbalik antara nilai Ankle brachial index (ABI) dengan derajat keparahan Ulkus Diabetik, di mana semakin rendah nilai ABI, semakin tinggi derajat keparahan Ulkus Diabetik. Kata kunci: Ankle brachial index; cross-sectional studies; diabetes mellitus Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol.04 No.03 (Maret, 2024) E-ISSN: 2808-9146 PUBLISHED BY: Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Address: Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan. Email: fmj@umi.ac.id Phone: +681312119884 Article history Received 26 th October 2023 Received in revised form 1 st March 2024 Accepted 25 th March 2024 Available online 30 th March 2024 licensed by Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.