Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Lembaga Penellitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 24, No 1 (2024): Februari, 423-428 DOI: 10.33087/jiubj.v24i1.4367 e-ISSN: 2549-4236, p-ISSN: 1411-8939 423 Peran Guru Pendidikan Agama Katolik dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas XI IPS di SMA Swasta RK Serdang Murni Lubuk Pakam Veronika Sembiring, Mimpin Sembiring Sekolah Tinggi Pastoral St. Bonaventura KAM Delitua Medan Correspondence: Veronikabiring2021@gmail.com, mimpinsembiring@gmail.com Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Guru Pendidikan Agama Katolik dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Swasta RK Serdang Murni Lubuk Pakam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif. Sebanyak 12 informan yang terdiri dari siswa, guru Pendidikan Agama Katolik, dan kepala sekolah terlibat dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pengolahan data menunjukkan dua hal utama. Pertama, terjadi peningkatan motivasi belajar pada siswa kelas XI IPS di SMA Swasta RK Serdang Murni Lubuk Pakam. Kedua, peran Guru Pendidikan Agama Katolik sangat penting dan berpengaruh dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada Guru Pendidikan Agama Katolik untuk terus berperan aktif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI IPS di SMA Swasta RK Serdang Murni Lubuk Pakam, dan tetap menggunakan pendekatan yang sama dalam menghadapi siswa tersebut. Kata kunci: Motivasi Belajar, peran guru Pendidikan Agama Katolik Abstract. This study aims to explore the role of Catholic Religious Education Teachers in increasing students' learning motivation in Private High School RK Serdang Murni Lubuk Pakam. This study uses a qualitative descriptive method with a qualitative approach. A total of 12 informants consisting of students, Catholic Religious Education teachers, and school principals were involved in this study. Data collection is done through observation, interviews, and documentation. The results of data processing show two main things. First, there was an increase in learning motivation in class XI IPS students at RK Serdang Murni Lubuk Pakam Private High School. Second, the role of the Catholic Religious Education Teacher is very important and influential in increasing student learning motivation. Based on the results of this study, it is recommended that Catholic Religious Education Teachers continue to play an active role in increasing the learning motivation of class XI IPS students at the Private High School RK Serdang Murni Lubuk Pakam, and continue to use the same approach in dealing with these students. Keywords: Learning Motivation, the role of the Catholic Religious Education teacher PENDAHULUAN Sejumlah temuan penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar merupakan salah satu kuci kesuksesan belajar siswa. Semakin tinggi moivasi belajar seorang siswa maka makin tinggi pula kemungkinan kesuksesan studinya. Sebaliknya, semakin rendah motivasi belajarnya, maka semakin rendah pula kemungkinan suskses studinya. Penelitian Hariyadi (2012) di SMA N 2 Unggaran didapati fakta menunjukkan motivasi belajar siswa di sekolah ini rendah, hal ini dapat diketahui dari perilaku siswa yang selalu merasa tidak betah ketika mengikuti pembelajaran di kelas, kurangnya keinginan untuk meningkatkan kemampuan belajarnya, serta kurang minat untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran seperti aktif bertanya, memberikan pendapat, dan terlibat dalam diskusi dengan teman sekelas, bermain handphone ketika proses pembelajaran, mengantuk, dan mengganggu teman sebangku. Penelitian yang serupa dilakukan Crossesa & Sindarti (2019) di SMA Laboratorium kota Malang, ditemukan bahwa siswa memiliki tingkat motivasi rendah hal ini dipengaruhi oleh lingkungan keluarga yang tidak mendukung seperti broken home, orang tua sering bertengkar. Akibat dari lingkungan siswa yang broken home maka di sekolah siswa tersebut tidak peduli dengan pembelajaran, tidak mengerjakan tugas, tidur saat proses pembelajaran bahkan bolos. Penelitian Anggraenie et al (2021) di kelas XI di SMAN 1 Gunung Halu mengungkapkan bahwa siswa yang menghasilkan motivasi belajar yang rendah. Hal