Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 Maret 2024 E-ISSN: 2963-5268 dan P-ISSN: 2963-5039, Hal 129-134 DOI: https://doi.org/10.58192/karunia.v3i1.2027 *Meisya Edlina Mardani, mmeisyaedlina@gmail.com 129 Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Peserta Didik SMA Plus Ar Raudah Purwakarta Education on the Prevention of Sexual Violence among Students at SMA Plus Ar Raudah Purwakarta Meisya Edlina Mardani 1 , Nadya Yulianty S 2 , Enan Kusnandar 3 , Dede Supendi 4 1,2,3,4 STAI DR. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta E-mail: mmeisyaedlina@gmail.com 1 , yuliantynadya@gmail.com 2 , enan.kusnandar91@gmail.com 3 , dede.supendi82@gmail.com 4 Article History: Received: 21 Januari 2024 Accepted: 15 Februari 2024 Published: 18 Maret 2024 Abstract: Sexual violence is an act that humiliates, insults, harasses, attacks a person's body or reproductive function, due to unequal power or position relations. There are various types of violence such as physical violence, psychological violence, sexual violence, trafficking, etc. The impact of violence includes physical, emotional and psychological trauma for the victim. Preventing sexual violence is a shared responsibility and requires cooperation from various parties, including government, educational institutions, communities and individuals. Cases of sexual violence among students are a major problem, especially when it occurs in the school, family and other environments. It is not uncommon for cases of sexual violence to occur that cause trauma for the victim. The problem that occurred at SMA PLUS AR-RAUDHAH was related to the lack of knowledge of students regarding the prevention of sexual violence, in addition to the lack of assistance and knowledge taught by educators to students regarding the prevention of sexual violence with 121 participants. The aim of carrying out this service activity is to form students' understanding, especially SMA PLUS AR-RAUDHAH students, regarding sexual violence, its impact and prevention, so that it is hoped that students can avoid sexual violence. This service method is carried out through several stages, namely the preparation stage and the implementation stage and this activity uses the lecture method. The results obtained from this service are that students' understanding of the types, impact of sexual violence and prevention of sexual violence personally increases. Keywords: prevention, sexual violence, student Abstrak Kekerasan seksual adalah perbuatan yang merendahkan, menghina, melecehkan, menyerang tubuh atau fungsi reproduksi seseorang, karena ketimpangan relasi kuasa atau jabatan. Jenis kekerasan memiliki berbagai jenis seperti kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual, trafficking, dll. Dampak kekerasan meliputi trauma fisik, emosional, dan psikologis bagi korban. Pencegahan kekerasan seksual adalah tanggung jawab bersama dan membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas, dan individu. Kasus kekerasan seksual di kalangan peserta didik menjadi permasalahan utama terutama ketika hal itu terjadi di lingkungan sekolah, keluarga, dan lainnya, tidak jarang kasus kekerasan seksual yang terjadi menyebabkan trauma bagi korban. Permasalahan yang terjadi di SMA PLUS AR-RAUDHAH yaitu terkait minimnya pengetahuan peserta didik terkait pencegahan kekerasan seksual, selan itu kurangnya pendampingan serta pengetahuan yang diajarkan pendidik kepada peserta didik mengenai pencegahan kekerasan seksual dengan 121 peserta. Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini yaitu agar membentuk pemahaman peserta didik khususnya peserta didik SMA PLUS AR-RAUDHAH terhadap kekeran seksual, dampak dan pencegahannya, sehingga diharapkan pelajar dapat terhindar dari kekerasan seksual. Metode pengabdian ini dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu tahapan persiapan dan tahapan pelaksanaan dan kegiatan ini melakukan metode ceramah.