DESKOVI : Art and Design Journal ISSN 2655 - 464X online
Volume 6, Nomor 2, Desember 2023, 195-205 ISSN 2654 - 5391 print
195
REDESIGN KEMASAN PRODUK HERBAMIE
SEBAGAI STRATEGI BRANDING
Sulis Tiyaningsih
1
, Moh Cholisatur Rizaq
2
, Pancanto Kuat Prabowo
3
1,2
Desain Komunikasi Visual, Fakultas Teknik
Universitas Maarif Hasyim Latif, Sidoarjo, Indonesia
e-mail : sulis_tiyaningsih@umaha.ac.id
1
. rizaq@dosen.umaha.ac.id
2
3
Manjemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Maarif Hasyim Latif, Sidoarjo, Indonesia
e-mail : pancanto@dosen.umaha.ac.id
3
Diterima : 12 Agustus 2023. Disetujui : 25 November 2023. Dipublikasikan : 30 Desember 2023
©2023 – DESKOVI Universitas Maarif Hasyim Latif. Ini adalah artikel dengan akses
terbuka di bawah lisensi CC BY 4.0 (https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/)
ABSTRAK
Herbamie merupakan brand makanan instan sehat yaitu mi ayam pangsit kering herbal yang dimiliki oleh Ibu
Widodo Ayuningsih yang berdiri pada bulan Agustus 2022. Ditemukan adanya suatu masalah yang ada dalam
produk Herbamie ini yaitu bentuk dan desain kemasan yang kurang mempunyai ciri khas pada produk Herbamie
ini dikarenakan warna dan bentuk kemasan yang dinilai kurang sesuai dengan karakter produk. Metode
perancangan yang digunakan adalah metode kualitatif dengan tahapan observasi, wawancara, studi pustaka, dan
dokumentasi, kemudian menggunakan analisis SWOT dengan tujuan untuk mengetahui kelebihan (Strength),
kekurangan (Weakness), peluang (Opportunity) dan ancaman (Threat) yang dimiliki oleh produk Herbamie
sebagai upaya perbandingan dengan pesaing. Perancangan redesign kemasan produk Herbamie ini menggunakan
metode design thinking. Proses mekanika digital dalam proses perancangan redesign kemasan Herbamie yaitu
tahap sketsa, desain, dan mockup. Hasil dari perancangan redesign ini adalah kemasan baru dengan visual desain
yang menarik dengan citra produk yang menggambarkan produk mi herbal, menggunakan warna yang cerah serta
logo Herbamie dan maskot mangkok mi. Media utama yang digunakan yaitu kemasan primer, sekunder, dan
tersier . Media pendukung perancangan ini berupa alat makan atau dapur yaitu mangkok, sumpit, botol saus, wadah
bumbu, apron, totebag, tumblr atau botol minum. Media pemasaran dalam perancangan ini yaitu poster, x banner,
kartu nama, dan website.
Kata kunci: Desain, Herbamie, Kemasan, Media, Perancangan, Redesign
ABSTRACT
Herbamie is a brand of healthy instant food, namely herbal dried chicken dumpling noodles owned by Mrs. Widodo
Ayuningsih, which was established in August 2022. It was found that there was a problem with this Herbamie
product, namely the shape and design of the packaging that lacked the characteristics of this Herbamie product
because the color and shape of the packaging were considered to be not in accordance with the character of the
product. The design method used is a qualitative method with the stages of observation, interviews, literature
study, and documentation, then uses a SWOT analysis with the aim of knowing the strengths, weaknesses,
opportunities and threats possessed by Herbamie products as a comparison with competitors. The redesign of the
packaging for Herbamie products uses the design thinking method. The process of digital mechanics in the design
process for Herbamie packaging redesign, namely the sketch, design, and mockup stages. The result of this
redesign is a new packaging with an attractive visual design with a product image depicting a herbal noodle
product, using bright colors and the Herbamie logo and the noodle bowl mascot. The main media used are
primary, secondary, and tertiary packaging. Supporting media for this design are cutlery or kitchen utensils,
namely bowls, chopsticks, sauce bottles, seasoning containers, aprons, totebags, tumblrs or drinking bottles. The
marketing media in this design are posters, banners, business cards, and websites.
Keyword: Design, Herbamie, Media, Packaging, Planning, Redesign
PENDAHULUAN
Ketatnya persaingan bisnis dan usaha di
bidang kuliner membuat segala macam pelayanan
menarik ditawarkan demi memanjakan konsumen
mulai dari harga, kualitas bahan makanan dan variasi
menu. Maka pelaku bisnis mencari ide untuk membuka
suatu bisnis atau usaha kuliner yang banyak diminati
oleh semua kalangan dan juga menjadi kuliner sehat
yang paling digemari. Bisnis yang saat ini berkembang