Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah p-ISSN : 1693-2617 e-ISSN : 2528-7613 Vol. 17 No. 1 Oktober 2023 1 This work is licensed under a CC BY-SA Kajian Penggunaan Antibiotika Secara Kuantitatif Pada Bangsal Bedah Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang Tahun 2018 Elisa Ayudia, Yelly Oktavia Sari, Dedy Almasdy 1)* Fakultas Farmasi universitas Andalas, Padang, Indonesia, elisaayudia82@gmail.com 2) Fakultas Farmasi universitas Andalas, Padang, Indonesia, yelly.sari@gmail.com 3) Fakultas Farmasi universitas Andalas, Padang, Indonesia, dedyalmasdy@gmail.com Abstrak Antibiotik merupakan golongan obat yang banyak digunakan didunia. Penggunaan antibiotika yang relative tinggi menimbulkan permasalahan dan merupakan ancaman global bagi kesehatan terutaman kejadian resistensi bakteri terhadap antibiotika. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji penggunaan antibiotika di bangsal bedah Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang periode Januari – Desember 2018. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan pendekatan restrospektif melalui pengumpulan data rekam medis . Penelitian ini dilakukan pada 383 pasien pasca bedah yang dirawat di bangsal bedah. Pasien dibedakan antara pasien umum dan pasien BPJS. Dilakukan pengkajian penggunaan antibiotika secara kuantitatif dengan menilai DDD/ 100 patient-days. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 383 rekam medis diperoleh hasil pengkajian kuantitatif antibiotika didapat seftriakson merupakan antibiotika dengan pengguna terbanyak baik untuk pasien umum (24,54 DDD/100 patient-days) maupun pasien BPJS (49,18 DDD/100 patient-days). Tingginya penggunaan antibiotika seftriakson menunjukkan tingginya peresepan dokter terhadap antibiotik tersebut dan banyaknya variasi jenis antibiotik menyebabkan rentannya insiden resistensi antibiotik dan meningkatkan peluang munculnya resistensi terhadap antibiotik yang digunakan. Kata Kunci: Antibiotik ; Kuantitatif ; Defined Daily Dose ; Bangsal Bedah Abstract Antibiotics are the most widely used class of drugs in the world. The use of antibiotics that is relatively high raises problems and is a global threat to health especially the occurrence of bacterial resistance to antibiotics. This research was conducted to examine the use of antibiotics in the surgical ward of Siti Rahmah Padang Islamic Hospital in the period of January - December 2018. This study was a cross-sectional study with a retrospective approach by collecting medical record data. The study was conducted on 383 post-surgical patients treated in the surgical ward. Patients are distinguished between general patients and BPJS patients. Quantitative antibiotic use was assessed by evaluating DDD / 100 patient-days. The results showed that from 383 medical records, the results of the quantitative antibiotic assessment showed that ceftriaxone was the most widely used antibiotic for general patients (24.54 DDD / 100 patient-days) and BPJS patients (49.18 DDD / 100 patient-days). The high use of ceftriaxone antibiotics shows the high doctor's prescription for these antibiotics and the large variety of types of antibiotics causes the susceptibility of antibiotic resistance and increases the chances of antibiotic resistance being used Keywords: Antibiotics ; Quantitative ; Defined Daily Dose ;Surgical Ward