ANALISIS MAKNA, IKON, INDEKS DALAM PUISI MANTERA KARYA SUTARDJI COLZOUM BACHRI KAJIAN SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE Nurul Hamidah, Ikhwanuddin Nasution Sastra Indonesia, Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi makna dan tanda pada puisi karya Sutardji Colzoum Bachri dengan menggunakan teori semiotik Charles Sanders Peirce berdasarkan objeknya berupa ikon, indeks, dan simbol. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penulis menggunakan sembilan data yang diperoleh dari puisi Mantera". Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Kat, farasa, kalimat yang berada dalam puisi "Mantera". Berdasarkan hasil analisis data yang didasarkan subjek berupa ikon, indeks, dan simbol yang ditemukan dalam puisi karya Sutardji Colzoum Bachri dianalisis sesuai kajian Semiotika berdasarkan ikon,indeks, simbol. Kemudian menyimpulkan dari ketiga konsep tersebut yang dominan. Berdasarkan hasil penelitian data dalam puisi "Mantera" karya Sutardji Colzoum Bachri terdapat makna ikon, indeks, dan simbol. Kata Kunci: Semiotika, ikon, indeks, simbol, puisi. PENDAHULUAN Sastra adalah hasil pemikiran, perasaan manusia yang membangkitkan daya imajinasi lebih umum dan bebas. Menurut Hamidy (dalam Dorianti Melani, 2019:1) menggemukan karya sastra adalah karya kreatif imajinasi yang memiliki bentuk sedemikian rupa, sehingga unsur-unsur estetikanya merupakan bagian yang dominan. Daya kreatif seseorang dapat melihat beberapa kemungkinan, dari pada apa yang telah pernah ada. Salah satunya adalah puisi. Puisi merupakan irama, matra, rima, penyusunan lirik dan bait, serta penuh makna. Puisi mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dalam mengonsentrasikan kekuatan bahasa dengan struktur fisik dan struktur batinnya. Puisi mengutamakan bunyi, bentuk dan juga makna yang disampaikan yang mana makna sebagai bukti puisi baik jika terdapat makna yang mendalam dengan memadatkan segala unsur bahasa.