53 NILAI FINANSIAL PENANGKARAN RUSA TIMOR DI HUTAN PENELITIAN DRAMAGA, BOGOR (Financial Value of Captive Breeding of Timor Deer at Dramaga Research Forest, Bogor)* Mariana Takandjandji dan/and Pujo Setio Pusat Litbang Konservasi dan Rehabilitasi Jl.Gunung Batu No. 5 PO Box 165;Telp.0251-8633234;Fax 0251-8638111 Bogor e-mail: p3hka_pp@yahoo.co.id; rambu_merry@yahoo.co.id; desetio@yahoo.com *Diterima : 21 Maret 2011; Disetujui : 30 Desember 2013 Abdullah; Murniati; Fauzi; Maman ABSTRACT Timor deer (Rusa timorensis Blainville,1822) provides a high economic value derived from utilization of most part of the body. However, the population in nature tends to decline in line with degradation of its habitat and uncontrol illegal hunting. To solve the problem, developing captive breeding activity is needed. A research was conducted at Research Forest (RF) Dramaga, Bogor. Aimed to evaluate the succesfullness of the captive breeding by means of investation criteria analysis, covering Benefit Cost Ratio, Net Present Value, and Internal Rate of Return. Based on these financial values, it can be said that the captive breeding potencially derives profit. NPV was about Rp 204,871,702,- with interest of 18% ; BCR value was 1.419; and value of IRR was 25.55% with capital returned 3.78 years. Up to 10 th year estimated, the deer population increased to 115 individuals (67 stags and 48 hinds) from the early population of 9 individuals (5 stages and 4 hinds). The deer breeding could be harvested at 2 nd year and at 10 th year period, the deer population should optimal (61 individuals, 13 stages, and 48 hindsor sex ratio 1:4). Number of deer that could be utilized during the period was 54 individuals (stages). Keywords: Financial value, profit, timor deer, captive breeding ABSTRAK Rusa timor (Rusa timorensis Blainville, 1822) memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi di mana seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan. Namun populasinya di habitat alam cenderung menurun sejalan dengan pengrusakan habitat dan perburuan liar yang tidak terkendali. Mengatasi masalah tersebut, pembangunan penangkaran rusa timor merupakan alternatif yang perlu dikembangkan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan tujuan memperoleh informasi tentang keberhasilan dan kelayakan finansial penangkaran rusa timor di Hutan Penelitian (HP) Dramaga, Bogor. Metode yang digunakan adalah analisis kriteria investasi yakni Benefit Cost Ratio, Net Present Value, dan Internal Rate of Return. Hasil penelitian menunjukkan, nilai finansial penangkaran rusa timor di HP Dramaga memberi keuntungan dengan nilai NPV sebesar Rp 204.871.702,- pada tingkat suku bunga 18%; BCR 1,419; dan IRR 25,55% serta kemampuan mengembalikan modal setelah 3,78 tahun. Perkiraan populasi rusa hingga tahun ke-10 sebanyak 115 individu (67 jantan dan 48 betina) dari jumlah populasi awal sembilan individu (lima jantan dan empat betina). Pada tahun kedua, rusa hasil penangkaran mulai dapat dipanen dan pada tahun ke-10 populasi rusa harus optimal dengan sex ratio1:4 yakni sebanyak 61individu (13 jantan dan 48 betina). Jumlah rusa yang dimanfaatkan sebanyak 54 individu jantan. Kata kunci: Nilai finansial, keuntungan, rusa timor, penangkaran I. PENDAHULUAN Rusa timor (Rusa timorensis Blain- ville, 1822) memiliki nilai ekonomi tinggi yang dapat dikembangkan dan dimanfaat- kan untuk pemenuhan kebutuhan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Nilai ekonominya tidak hanya berasal da- ri hasil penjualan komoditas dan hasil ikutan seperti daging, ranggah, velvet, testis, jeroan, kulit tetapi juga potensi in- trinsik yang dimiliki seperti keunikan bentuk tubuh dan tingkah laku dapat memberi kepuasan psikologis. Potensi ini