Jurnal Power Plant ISSN No :2356-1513 42 Analisis Penurunan Tekanan HP Drum HRSGDI PLTGU GRATI Setelah Exhaust Damper Close Roswati Nurhasanah Jurusan D3 Teknik Mesin, Sekolah Tinggi Teknik – PLN Email : roswatinurhasanah@gmail.com Puri Hariadi Jurusan D3 Teknik Mesin, Sekolah Tinggi Teknik – PLN Abstrak Long or short time in PLTGU GRATI HSRG operate depending on the conditions of pressure HP Drum. These pressures affect the waiting time ranges for each stage of the opening of the exhaust damper. If during the stand-by pressure HP Drum quickly run up to the pressure of <5 kg / cm2 then to operate it back it took a long time because the status has changed into a Cold. In order for the operation of the HRSG does not require a long time start-up should be done when the pressure is> 15 kg / cm2 more precisely the conditions Hot. Based on the observation chart ONLINE TEMP known cause of the pressure drop HP Drum very drastic happens during the process of the HRSG is shut down simultaneously with the circulation of HP BCP for 30 minutes after closing Exhaust Damper. From the calculation of the amount of energy lost (q loss) amounted to 1122.6 kW disistem and almost proportional to the amount of energy out of the system through the HP economizer amounted to 1328.2 kW net of energy absorption (q save) from HP Evaporator. Keywords: Exhaust Damper, economizer, q loss, pressure 1. PENDAHULUAN Mengoperasikan HRSG lama atau cepatnya tergantung dari kondisi tekanan HP DrumnbLama jeda waktu masing-masing proses pembukaan Exhaust Dampertergantung kondisi tekanan HP Drum. Apabila tekanan HP Drum <5 kg/cm² maka statusnya adalah Cold dengan jeda waktu proses pembukaan selama 30 menit, sedangkan jika tekanannya ≥5 kg/cm² sampai ≤15 kg/cm² statusnya Warm dengan jeda waktu 20 menit dan statusnya akan menjadi Hot ketika tekanannya diatas >15 kg/cm² dengan jeda waktu 15 menit. Banking pressure merupakan suatu istilah pengisolasian tekanan pada suatu sistem tertentu, metode tersebut diterapkan operator untuk mempertahankan tekanan HP Drum ketika HRSG shut down agar tekanan HP drum tetap tinggi dan diharapkan saat HRSG start kembali masih dalam kondisi Hot. Namun berdasarkan metode yang biasa dilakukan ternyata masih kurang efektif karena penurunan tekananan HP Drum masih terlalu cepat. Oleh karena itu diperlukan suatu metode banking pressure tambahan yang baru untuk menghambat laju penurunanan tekanannya dengan harapan dapat mempertahankan statusnya tetap Hot dengan rentang waktu yang lebih lama dari metode yang sudah biasa dilakukan selama ini. 2. KAJIAN LITERATUR 2.1 Tinjauan Umum PLTGU Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) merupakan gabungan antara Pembangkit Listrik Turbin Gas (PLTG) dan Pembangkit Listrik Turbin Uap (PLTU) atau bisa disebut juga sebagai unit pembangkit Combined Cycle. Tujuan utama dari pembangkit kombinasi tersebut untuk meningkatkan efisiensi thermalnya. Hal ini dikarenakan penggunaan turbin gas sebagai pembangkit energi listrik mempunyai efisiensi thermal rendah sekitar 30% sedangkan turbin uap efisiensi thermal sekitar 35% 2.2Siklus Rankine Siklus Rankine adalah sebuah siklus yang mengkonversi energi panas menjadi kerja /