PENGARUH PERBEDAAN PAKAN TERHADAP WARNA PANJANG DAN BAR IKAN GABUS (Channa marulioides) Ramadhanti, Hidayah Restu Firdaus, Chyntia Rahmawati, Wahyuni Fitriah, Fitrotul Aeni, Putri Chandra Apriliani 1 Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Jl. Perjuangan Sunyaragi, Cirebon 45132, Jawa Barat, Indonesia. restu.hdy1373@gmail.com Abstrak Ikan gabus (Channa marulioides) merupakan jenis ikan yang banyak tersebar di Indonesia, khususnya di perairan kalimantan dan Sumatera. Di kalangan penghobi ikan hias predator, ikan maru sudah sangat populer karena memiliki warna yang menarik, pada bagian bawah tubuh ikan maru berwarna oranye kekuningan. Metode penelitian yang dilakukan merupakan metode kuantitatif dengan teknik penarikan data menggunakan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan studi kepustakaan. pakan ikan yang memberikan hasil terbaik bagi panjang tubuh ikan yaitu pakan cacing tanah dan ulat hongkong. Pakan Ulat hongkong (Tenebrio molitor) mempunyai kadar protein yang tinggi yaitu sekitar 60,3% dan lemak 31,1 - 43,1%. Selain faktor kandungan protein makanan yang dimakan, faktor jumlah pakan yang dimakan juga mempengaruhi pertumbuhan ikan gabus. Dimana ikan ini lebih tertarik mengkonsumsi pakan yang hidup, dikarenakan pakan hidup lebih menarik dan menambah nafsu makan ikan. Tingginya pengaruh pakan ulat hongkong terhadap pertumbuhan panjang ikan gabus terjadi karena udang memiliki kandungan protein 53,74%. Pertumbuhan panjang ikan dipengaruhi oleh jumlah kandungan gizi pada pakan. Pengaruh pakan ikan yang memberikan hasil terbaik bagi warna ikan yaitu pakan udang sungai karena mengandung beta karoten yang merupakan pigmen berwarna dominan merah-jingga. Pengaruh pakan ikan yang memberikan hasil terbaik bagi panjang tubuh ikan yaitu pakan ulat hongkong karena ulat Hongkong dapat menyediakan vitamin dan mineral penting, seperti vitamin B kompleks, kalsium, fosfor, dan zat besi, yang esensial untuk kesehatan umum dan fungsi biologis, dan Kebanyakan ikan Channa maru cenderung menyukai ulat Hongkong sebagai makanan, dan pemberian pakan ini dapat merangsang nafsu makan mereka. Kata Kunci: Ikan Gabus, Pakan, Udang Abstract Snakehead fish (Channa marulioides) is a type of fish that is widely distributed in Indonesia, especially in the waters of Kalimantan and Sumatra. Among predatory ornamental fish hobbyists, the maru fish is very popular because it has an attractive color, the lower part of the maru fish's body is yellowish orange. The research method used is a quantitative method with data collection techniques using experimental methods. Data collection techniques use observation and literature study. Fish food that provides the best results for fish body length is earthworm and mealworm food. Hong Kong caterpillar feed (Tenebrio molitor) has a high protein content, namely around 60.3% and fat 31.1 - 43.1%. Apart from the protein content of the food eaten, the amount of food eaten also influences the growth of snakehead fish. Where these fish are more interested in consuming live food, because live food is more attractive and increases the fish's appetite. The high influence of Hong Kong caterpillar feed on the growth in length of snakehead fish occurs because shrimp has a protein content of 53.74%. Fish length growth is influenced by the amount of nutritional content in the feed. The effect of fish food that gives the best results for fish color is river shrimp food because it contains beta carotene which is a dominant red-orange colored pigment. The effect of fish food that provides the best results for fish body length is mealworm meal because mealworms can provide important vitamins and minerals, such as vitamin B complex, calcium, phosphorus, and iron, which are essential for general health and biological function, and most fish Channa maru tends to like mealworms, and feeding them can stimulate their appetite Keywords: Snakehead Fish, Feed, Shrimp PENDAHULUAN