Tatik Sriwulandari, et.al | Porang Flour as an Alternative Substitute for Wheat Flour in Food Production | 21 - 28
- 21 -
Keywords:
Porang Flour
Ketapang Seed Cookie
Substitution,
Organoleptic
Kata kunci:
Tanaman Porang,
Kue kering Ketapang,
Pengganti,
Organoleptic
Corresponding author:
Email: tsriwulandari@stpbogor.
ac.id
Copyright © 2023 by Authors,
Published by Garuda.
This is an open access article
under the CC BY-SA License
ARTICLE INFO ABSTRACT
Porang can be used as an alternative substitute for wheat flour in food
production because it contains insoluble and insoluble fiber and has
low levels of glucose and fat to anticipate the potential cardiovascular
disease. This study aims to determine the effect of differences in the
substitution of wheat flour with porang flour on the level of panelists
acceptance. Experimental research method with the design of 2
variations of substitution of wheat flour and porang flour respectively
0:100% and 20:80%. The results showed that 100% porang flour
substitution was preferable to 80% porang flour substitution.
Significant and real differences were proven by using Kruskal-Wallis
test and Mann Whitney test on the criteria for color, aroma, texture
and taste, with a p-value less than 0.05 and an average value above
3.00. It was concluded that panelists preferred Ketapang Seed cookie
using 100% porang flour as a substitute for wheat flour.
Porang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti tepung
gandum dalam produksi makanan karena mengandung serat larut
dan tidak larut serta memiliki kadar glukosa dan lemak yang rendah
untuk mengantisipasi potensi penyakit kardiovaskular. Penelitian
ini bertujuan untuk menentukan pengaruh perbedaan penggantian
tepung gandum dengan tepung porang terhadap tingkat penerimaan
panelis. Metode penelitian eksperimental dengan desain 2 variasi
penggantian tepung gandum dan tepung porang masing-masing
0:100% dan 20:80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penggantian tepung porang 100% lebih disukai dibandingkan
dengan penggantian tepung porang 80%. Perbedaan yang signifikan
dan nyata terbukti dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis dan
uji Mann Whitney pada kriteria warna, aroma, tekstur, dan rasa,
dengan nilai p kurang dari 0,05 dan nilai rata-rata di atas 3,00.
Dapat disimpulkan bahwa panelis lebih menyukai kue biji Ketapang
yang menggunakan tepung porang 100% sebagai pengganti tepung
gandum.
SARI PATI
Vol. 5 | No. 1
E-ISSN: 2721-0375
Tatik Sriwulandari, Saleha, Bambang Suparmono , Hesqy Ramadhan
Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor, Jl Curug Mekar No 17. Yasmin, Kota Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Porang Flour as an Alternative Substitute
for Wheat Flour in Food Production