https://abdi.ppj.unp.ac.id/index.php/abdi
Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Volume 6 Nomor 1 2024, pp 127-131
ISSN: 2684-8570 (Online) – 2656-369X (Print)
DOI: https://doi.org/10.24036/abdi.v6i1.620
Received: September 6, 2023; Revised: March 27, 2024; Accepted: March 28, 2024
127
Kompetensi Guru SMK dalam Memahami dan Implementasi
Soal Berbasis HOTS dalam Kurikulum Merdeka
Kamin Sumardi
1*
, M. Syaom Barliana
2
, Dedi Rohendi
3
1,2,3
Universitas Pendidikan Indonesia
*Corresponding author, e-mail: kaminsumardi@upi.edu.
Abstrak
Taksonomi Bloom yang telah direvisi oleh Anderson and Krathwohl bahwa high order thinking
skills adalah kemampuan berpikir pada tingkat yang lebih tinggi yang melibatkan kemampuan
menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Kemampuan membuat soal berbasis HOTS harus
dimiliki oleh Guru SMK dalam konteks kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan memperoleh
data pengetahuan dan implementasi soal berbasis HOTS oleh guru SMK dalam kurikulum merdeka.
Metode pelatihan menggunakan in house training. Pelatihan dilaksanakan pada bulan Agustus
2023 di aula SMKN 1 Pebayuran, kabupaten Bekasi. Instrumen yang digunakan yaitu angket yang
menggunakan google form. Responden pelatihan adalah guru SMK sebanyak 40 orang. Hasil
pelatihan menunjukkan bahwa 89% guru sudah memahami soal berbasis HOTS. Sebanyak 90%
guru SMK sudah mengimplementasikan soal dalam kegiatan belajar mengajar. Sebanyak 92% guru
sudah mendapatkan pelatihan cara membuat soal berbasis HOTS. Kemampuan guru dalam
pemahaman, implementasi dan pelatihan soal berbasis HOTS dipengaruhi oleh jenis kelamin, usia,
pengalaman mengajar dan pelatihan. Guru SMK dapat menggunakan soal berbasis HOTS dalam
pembelajaran untuk meningkatkan kualitas lulusan sesuai tuntutan kompetensi abad 21..
Kata Kunci: Evaluasi pembelajaran; Kurikulum merdeka; Soal HOTS.
Abstract
Bloom's taxonomy which has been revised by Anderson and Krathwohl that high order thinking
skills are the ability to think at a higher level which involves the ability to analyze, evaluate, and
create. The ability to create HOTS-based questions must be possessed by vocational school teachers
in the context of an independent curriculum. This research aims to obtain data on knowledge and
implementation of HOTS-based questions by vocational school teachers in the independent
curriculum. The training method used is in house training. The training will be held in August 2023
in the hall of SMKN 1 Pebayuran, Bekasi district. The instrument used was a questionnaire using
Google Form. The training respondents were 40 vocational school teachers. The results showed that
89% of teachers had understood HOTS-based questions. As many as 90% of vocational teachers
have implemented questions in teaching and learning activities. As many as 92% of teachers have
received training on how to create HOTS-based questions. The teacher's ability in understanding,
implementing and training HOTS-based questions is influenced by gender, age, teaching experience
and training. Vocational school teachers can use HOTS-based questions in learning to improve the
quality of graduates according to the demands of 21st century competency.
Keywords: HOTS test; Kurikulum merdeka, Learning evaluation.
How to Cite: Sumardi, K., Barliana, M.S. & Rohendi, D. (2024). Kompetensi Guru SMK dalam
Memahami dan Implementasi Soal Berbasis HOTS dalam Kurikulum Merdeka. Abdi: Jurnal
Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 127-131.
This is an open access article distributed under the Creative Commons Share-Alike 4.0 International License. If you remix, transform, or build
upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original. ©2024 by author.