Geneva – Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 5, No. 1, Juni 2023: 36 - 52 ISSN 2088-8368 MAKNA GARAM DAN TERANG DUNIA DALAM INJIL MATIUS 5:13- 16 DAN IMPLIKASINYA BAGI MASYARAKAT NIAS 1 Syutriska Kardia Gulo 2 Yayan Indrawan Sekolah Tinggi Teologi Soteria Purwokerto Email: syutriskagulo369@gmail.com Email: yayanindrawan@sttsoteria.ac.id Abstrak Dunia zaman sekarang adalah dunia yang banyak diperhadapkan dengan berbagai polemik yang tiada henti. Sejak manusia jatuh ke dalam dosa mulai dari situlah manusia hidup memberontak kepada Allah. Oleh karena dunia yang kacau, maka Tuhan Yesus sendiri menginginkan orang-orang percaya untuk terus melakukan tanggungjawabnya di bumi ini yaitu menjadi penerusnya dalam melakukan pekerjaanNya di dalam dunia ini yakni menjadi garam dan terang bagi orang-orang yang tidak mengenal akan Allah. Melihat keadaan dan kondisi dunia saat ini yang semakin merosot maka garam dan terang adalah sebaiknya harus menjadi ciri khas orang percaya, agar lewat kehidupan mereka menghasilkan dan dampak dan pengaruh yang ditampilkan lewat sikap hidup yang tetap konsisten, integritas, punya karakter, memiliki etika yang merupakan gambaran diri Yesus Kristus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna garam dan terang dunia menurut injil matius 5:13-16 dan implikasinya bagi masyarakat Nias. Sehingga dalam hal ini Masyarakat Nias dapat memahami dan mengerti pengetahuan mereka tentang Allah yang benar. Serta memantapkan hati untuk menjadi dampak dan terang bagi orang lain. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah kajian pustaka dan eksegese. Melalui pengamatan yang telah ditelusuri maka hasil penelitian dari Injil Matius 5:13-16 menunjukkan bahwa garam dan terang memiliki fungsi yang dapat memberikan perubahan dimanapun ia akan berada. Kata kunci; Garam, Terang, Peran Orang Percaya. Abstract Today's world is a world that is faced with endless polemics. Ever since man fell into sin, man has lived in rebellion against God. Because of the chaotic world, the Lord Jesus Himself wants believers to continue to carry out their responsibilities on this earth, namely to be His successors in doing His work in this world, namely to be salt and light for people who do not know God. Seeing the state and condition of the world today which is increasingly degenerating, salt and light should characterize believers, so that through their lives they produce and impact and influence displayed through a consistent attitude to life, integrity, character, and ethics which are the image of Jesus Christ. The purpose of this research is to find out the meaning of salt and light of the world according to the gospel of Matthew 5:13-16 and its implications for Nias society. So that in this case Nias people can understand and understand their knowledge of the true God. As well as establishing a heart to be an impact and light for others. The research method used in writing this article is literature review and exegesis. Through observations that have been traced, the results of research from the Gospel of Matthew 5: 13- 16 show that salt and light have functions that can make a difference wherever they will be. Keywords; Salt, Light, Role of Believers. PENDAHULUAN