Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia journal.ukrim.ac.id/index.php/jfki Volume II Nomor 2, September 2022 pp. 047 - 058 E-ISSN: 2776-4818 PENGARUH PROMOSI KESEHATAN PADA SWAMEDIKASI PENGGUNAAN VITAMIN DI ERA PANDEMI COVID-19 DENGAN METODE CARA BELAJAR INSAN AKTIF (CBIA) Endah Sri Letari 1* , Titien Siwi Hartayu 2* , Nunung Priyatni 3 1-3 Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta *lestariendah429@gmail.com, titien_hartayu@yahoo.com Submitted: 28-06-22 Revised: 13-07-22 Accepted: 14-07-22 ABSTRAK Pandemi Covid -19 yang ditetapkan pada awal tahun 2020 menuntut masyarakat untuk melakukan perubahan terkait kebiasaan pola hidup sehari – hari. Mulai dari membatasi diri untuk berinteraksi atau Social distancyng, menggunakan masker, serta sering mencuci tangan. Masyarakat juga dituntut mempertahankan daya tahan tubuh agar terhindar dari Covid-19, yang dilakukan dengan mengkonsumsi berbagai macam vitamin dan suplemen. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan Ibu-Ibu PKK diwilayah kampung Sorowajan, Kelurahan Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul dalam menggunakan vitamin di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan quasi experiment dengan pretest-postest design with control group. Instrumen penelitian ini menggunakan booklet dan kuesioner. Kriteria inklusi adalah ibu – ibu anggota PKK usia antara 20 – 60 tahun, bisa membaca dan menulis, tidak bekerja dilingkungan kesehatan dan tidak merupakan lulusan sekolah kesehatan. Kriteria eksklusi adalah ibu anggota PKK tidak hadir saat pertemuan. Uji normalitas menggunakan metode Kolmogorov-Smirnov menunjukkan variabel pengetahuan tidak normal. Pada uji homogenitas dengan metode Levene diperoleh hasil bahwa kedua kelompok homogen P > 0,05. Uji statistik dilanjutkan dengan metode Wilcoxon yang menunjukkan bahwa terjadi perubahan signifikan pada variabel pengetahuan pretest – postest I pada kelompok intervensi p<0,05 sehingga Ho ditolak. Pada variabel sikap diperoleh hasil Ho diterima pada kelompok intervensi nilai P> 0,05 dan Ho ditolak pada kelompok kontrol dengan nilai P<0,05. Variabel tindakan menunjukkan perubahan signifikan dimana Ho ditolak pada kelompok intervensi dan kontrol. Dengan demikian metode CBIA efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan tindakan penggunaan vitamin diera Covid-19. Kata kunci : CBIA, Covid-19, Swamedikasi, Vitamin