Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna
Vol. 1, No. 2, November 2023, Hal. 204-211
DOI: http://doi.org/10.22146/parikesit.v1i2.9621
ISSN 3025-633X (print), ISSN 3025-6747 (online)
*Penulis korespondensi: Herkin Yossyafaat
Departemen Hukum Administrasi Negara, Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada, Jl. Sosio Yustisia Bulaksumur No.1,
Karang Malang, Caturtunggal, Depok, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta 55281
Email: herkinyossyafaat01@mail.ugm.ac.id
Copyright © 2023 Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna (Jurnal Parikesit)
This work is distributed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
204 www.jurnal.ugm.ac.id/v3/parikesit Vol. 1, No. 2, Jurnal Parikesit
Urgensi Pelindungan Satwa Terhadap Masifnya Kegiatan
Perburuan Liar di Kawasan Hutan Kalurahan Kepuharjo,
Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman
Virga Dwi Efendi, Herkin Yossyafaat*
Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
Diterima: 26 Agustus 2023; Direvisi: 25 September 2023; Disetujui: 25 Oktober 2023
Abstract
The number of illegal poachers is increasing in the forest area of Kepuharjo Village, Kapanewon Cangkringan, Sleman
Regency. This illegal hunting activity can disrupt the ecosystem and threaten the extinction of certain animal species.
One of the iconic animals of Sleman Regency which is now starting to become rare is the punglor bird (red anis) which
is often hunted by members of the public. Referring to the many reports from the public to the Kepuharjo district
government, it shows that the massive number of animal poaching requires follow-up efforts to overcome this problem.
This research aims to increase public understanding regarding the urgency of protecting animals by prohibiting animal
hunting in the forest area of Kepuharjo Village. This research is a normative-empirical research that uses descriptive-
qualitative analysis techniques and is strengthened by a case study approach. The results of the research show that the
cause of the high number of illegal poaching in the Kepuharjo sub-district is due to a lack of public legal awareness and
a lack of firmness in law enforcement relating to the prohibition of animal hunting. As an effort to reduce the number of
illegal poaching that occurs in Kepuharjo Subdistrict, The Student Community Services-Community Empowerment
Learning (KKN-PPM UGM) team collaborates with the Kepuharjo Subdistrict Government to establish animal
protection efforts in the form of drafting Kepuharjo subdistrict regulations regarding animal protection, making signs.
animal hunting ban installed in eight hamlet points, planning of a task force to eradicate illegal poaching and other
steps implemented in the context of animal protection.
Keywords: Hunt; Law enforcement; Animal
Abstrak
Angka perburuan liar semakin tinggi di kawasan hutan Kalurahan Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan,
Kabupaten Sleman. Aktivitas perburuan liar tersebut dapat mengganggu ekosistem hingga mengancam
kepunahan spesies satwa tertentu. Salah satu satwa identitas Kabupaten Sleman yang saat ini sudah mulai
langka adalah burung punglor (anis-merah) yang banyak diburu oleh oknum masyarakat. Mengacu pada
banyaknya laporan masyarakat kepada pemerintah kalurahan Kepuharjo menunjukkan bahwa masifnya
angka perburuan satwa memerlukan adanya upaya tindak lanjut dalam mengatasi permasalahan tersebut.
Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai urgensi pelindungan satwa
dengan adanya larangan berburu satwa di kawasan hutan Kalurahan Kepuharjo. Penelitian ini merupakan
penelitian normatif-empiris yang menggunakan teknik analisis deskriptif-kualitatif dan diperkuat dengan
pendekatan studi kasus (study case approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab tingginya
angka perburuan liar di kalurahan Kepuharjo disebabkan karena kurangnya kesadaran hukum masyarakat
dan tidak adanya ketegasan dalam penegakan hukum yang berkaitan dengan larangan perburuan satwa.
Sebagai upaya dalam mengurangi angka perburuan liar yang terjadi di Kalurahan Kepuharjo, Tim Kuliah
Kerja Nyata-Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM UGM) berkolaborasi dengan
Pemerintah Kalurahan Kepuharjo menetapkan upaya-upaya pelindungan satwa berupa penyusunan
peraturan kalurahan Kepuharjo tentang pelindungan satwa, pembuatan plang larangan berburu satwa yang