Copyright © the author(s)
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, Vol. 10, No. 1, 2024
https://e-journal.my.id/onoma
590
Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk pada Iklan YouTube
Bear Brand Tahun 2023
Dea Mita
1
Andi Karman
2
Akhiruddin
3
12
Universitas Cokroamioto Palopo
3
Universitas Papua
1
dmita6605@gmail.com
2
andikarman1@gmail.com
3
a.akhiruddin@unipa.ac.id
Abstrak
Penelitian ini menggunakan metode analisis wacana kritis dengan model Teun A.
Van Dijk, untuk menganalisis iklan Bear Brand berjudul “Munculkan Kemurnian ke
Duniamu! 30s.” Fokus penelitian ini pada dimensi teks, yang disusun secara makro,
superstruktur dan struktur mikro. Secara struktur makro iklan ini memiliki topik
kehidupan, tema kebersamaan dan ide pokok bahwa Bear Brand adalah teman
tepercaya dalam menghadapi rintangan. Dalam superstruktur terdapat, orientasi
yang menyampaikan latar belakang tema, komplikasi menggambarkan rintangan
kehidupan dan reorientasi memberikan solusi dengan mengonsumsi susu Bear
Brand. Serta dalam struktur mikro, menunjukkan penggunaan sintaksis, semantik,
dan stilistik yang tepat untuk membangkitkan minat dan perhatian audiens
terhadap iklan. Hasil analisis menunjukkan bahwa iklan tersebut secara efektif
menyampaikan pesan tentang kebersamaan dan kemurnian dalam menghadapi
rintangan kehidupan.
Kata Kunci: Iklan Bear Brand, AWK, Van Dijk
Pendahuluan
Bear Brand merupakan merek minuman susu steril yang diperkenalkan tahun 1906
oleh perusahaan multinasional asal Swiss yaitu Nestle. Kemudian, perusahaan nestle
pertama kali mulai beroperasi di Indonesia pada tahun 1971. Susu Bear Brand ada lah
merek susu yang dikenal luas dengan kaya akan nutrisi dan memiliki banyak manfaat
untuk kesehatan. Sebagai merek susu yang mengandung kalsium tinggi, susu tersebut
diformulasikan untuk memberikan yang dibutuhkan oleh tubuh seperti protein, vitamin
dan mineral. Hal ini juga pada rasa yang enak, kemasan yang praktis, harga yang
terjangkau, serta ketersediaan produk yang luas membuat Bear Brand menjadi pilihan
bagi sebagian masyarakat di Indonesia.
Susu Bear Brand populer dengan sebutan susu beruang. Menariknya susu tersebut
bukanlah susu yang berasal dari beruang, tetapi berasal dari susu sapi. Susu ini juga
memiliki proses pembuatan yang berbeda dengan susu sapi lainnya. Perbedaan dengan
susu lainnya yakni susu sapi tersebut telah melalui proses sterilisasi murni yang jauh
lebih baik. Bukan hanya itu saja, susu beruang memiliki keunikan lainnya seperti dalam
iklan tersebut menampilkan tiga unsur binatang yang berbeda untuk logo maupun iklan.
Namun, di balik susu tersebut, susu merek beruang sebagian besar awalnya dijual di
toko kelontong atau toko obat herbal yang dikelola oleh orang Tionghoa, sehingga logo
beruang iklan naga memiliki nilai budaya yang cukup kental. Atas dasar hal tersebut,
masyarakat mulai meyakini khasiatnya setara dengan obat-obat tradisional Cina.
Kemudian, di tahun 2005 barulah agensi iklan lokal membuat iklan produk yang satu ini