Jurnal Ilmiah GIGA Volume 26 (1) Juni 2023 Halaman 23-36 (p) ISSN 1410-8682 http://dx.doi.org/10.47313/jig.v%vi%i.2468 (e) ISSN 2621-9239 23 Perancangan Antena Komunikasi Selular Generasi ke-5 pada Frekuensi 2.350 MHz di Indonesia David Gideon 1 , Ruliyanta 2* , Rianto Nugroho 3 1,2,3 Program Studi Teknik Elektro, Universitas Nasional, Jl, Sawo Manila, Pasar Minggu, Jakarta, Indonesia 12520 *Korespondensi penulis: ruliyanto@civitas.unas.ac.id (Received: 30-04-2023; Revised: 30-04-2023; Accepted: 31-06-2023) Abstract. The current development of the cellular communication system has ushered in the 5G telecommunications era. The government has provided a 2.3 GHz frequency spectrum for 5G implementation in Indonesia. The frequency value used in the implementation of 5G technology in Indonesia which has just started can be said to have a high impact with a high attenuation value, so an antenna with the right dimensions and parameters is needed to be used in the application of 5G technology. In this study, a microstrip antenna was designed and manufactured with a 2x8 patch circular array shape working at a frequency of 2.350 MHz for application to 5G technology using the microstrip line feed feeder method. The design and manufacture of the antenna design utilize the Ansys HFSS application and uses the FR-4 Epoxy substrate with a dielectric constant value of 4.4, a substrate thickness of 1.6 mm, and a patch made of copper. The results of the design based on the simulation results obtained the working frequency value at 2.350 MHz with a return loss value of -21.9711 dB and a wide bandwidth of 109 MHz. The VSWR value obtained is 1.085 with a gain value of 10.06 dB and a directional radiation pattern. Based on the results of the analysis, the microstrip antenna design test has good parameter values from previous studies at the same working frequency and the microstrip antenna is suitable for use to support the development of 5G technology. Keywords: 5G, microstrip antenna, circular array, return loss, VSWR, bandwidth, gain. Abstrak. Perkembangan sistem komunikasi seluler yang terjadi saat ini membawa kita memasuki era telekomunikasi 5G. Pemerintah telah menyediakan spektrum frekuensi 2.3 GHz untuk penerapan 5G di Indonesia. Nilai frekuensi yang digunakan dalam penerapan teknologi 5G di Indonesia berdampak signifikan terhadap nilai redaman. Karena dipilih nilai frekuensi 2.350 MHz sehingga diperlukan antena dengan dimensi dan parameter yang tepat untuk mendukung teknologi 5G. Pada penelitian ini dirancang dan dibuat antena mikrostrip dengan bentuk patch circular array 2×8 yang bekerja pada frekuensi 2.350 MHz untuk penerapan pada teknologi 5G dengan menggunakan metode pencatu mikrostrip line feed. Perancangan dan pembuatan desain antena memanfaatkan aplikasi Ansys HFSS serta menggunakan substrat FR-4 Epoxy dengan nilai konstanta dielektrik 4.4, ketebalan substrat 1.6 mm, dan patch berbahan tembaga. Hasil perancangan berdasarkan hasil simulasi didapatkan nilai frekuensi kerja pada 2.350 MHz dengan nilai return loss sebesar - 21.9711 dB dan lebar bandwidth sebesar 109 MHz. Nilai VSWR yang didapatkan sebesar 1.085 dengan nilai gain 10.06 dB dan pola radiasi directional. Berdasarkan hasil analisis pengujian rancangan antena mikrostrip memiliki nilai parameter yang baik dari penelitian sebelumnya pada frekuensi kerja yang dirancang sehingga layak digunakan untuk mendukung perkembangan teknologi 5G. Kata Kunci: 5G, mikrostrip antena, circular array, return loss, VSWR, bandwidth, gain. PENDAHULUAN Pemerintah Republik Indonesia melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 menetapkan penggunaan frekuensi 2,300 MHz untuk penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler khususnya komunikasi seluler