http://Jiip.stkipyapisdompu.ac.id JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) (eISSN: 2614-8854) Volume 6, Nomor 7, Juli 2023 (4920-4928) 4920 Strategi Guru dalam Mengatasi Perilaku Perundungan (Bullying) melalui Pendidikan Karakter pada Siswa Kelas Tinggi SDN 182/I Hutan Lindung Zilvad Larozza *1 , Ahmad Hariandi 2 , Muhammad Sholeh 3 1,2,3 Universitas Jambi, Indonesia E-mail: zilvad.larozza25@gmail.com, ahmad.hariandi@unja.ac.id, muhammad95sholeh@unja.ac.id Article Info Abstract Article History Received: 2023-05-22 Revised: 2023-06-15 Published: 2023-07-01 Keywords: Teacher Strategy; Bullying; Character Education. This research uses a qualitative approach (qualitative research) with the type of case study research. Data collection techniques used observation, interviews and documentation techniques (as supporting data) sourced from grade IV teachers, grade VI teachers, grade IV students, grade VI students and school principals. Test the validity of the data using source triangulation and technique triangulation. The results showed that there was bullying in the form of physical and verbal in class IV students and physical, verbal and social or mental bullying in class VI SDN 182/I Hutan Lindung. The school has carried out character education for high grade students, especially grades IV and VI with a class-based approach and school culture. Based on the results of the research, it was concluded that the teacher's strategy in overcoming bullying behavior through character education for high school students had been implemented well, teachers were expected to be able to make students behave well, stay away from bullying and apply good character values in life daily. It is hoped that the results of this study can be useful for further research. Artikel Info Abstrak Sejarah Artikel Diterima: 2023-05-22 Direvisi: 2023-06-15 Dipublikasi: 2023-07-01 Kata kunci: Strategi Guru; Perundungan (Bullying); Pendidikan Karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif (qualitative research) dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi (sebagai data penunjang) yang bersumber dari guru kelas IV, guru kelas VI, siswa kelas IV, siswa kelas VI dan kepala sekolah. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perundungan (bullying) dalam bentuk fisik dan verbal pada siswa kelas IV dan perundungan fisik, verbal serta sosial atau mental pada siswa kelas VI SDN 182/I Hutan Lindung. Sekolah telah melaksanakan pendidikan karakter pada siswa kelas tinggi khususnya kelas IV dan VI dengan pendekatan berbasis kelas dan budaya sekolah. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa strategi guru dalam mengatasi perilaku perundungan (bullying) melalui pendidikan karakter pada siswa kelas tinggi telah terlaksana dengan baik, guru diharapkan dapat menjadikan siswa berperilaku baik, terjauhi dari perundungan (bullying) serta menerapkan nilai- nilai karakter baik di kehidupan sehari-hari. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat bermanfaat bagi penelitian selanjutnya. I. PENDAHULUAN Pendidikan formal salah satunya sekolah dasar, sangat berperan penting dalam mengem- bangkan potensi serta membentuk pola pikir dan karakter positif siswa. Sekolah sudah sepatutnya memberikan suasana pembelajaran yang aman, nyaman, damai, menyenangkan serta terhindar dari perilaku perundungan demi tercapainya tujuan pendidikan. Hal ini sesuai dengan isi dari Permendikbudristek No. 16 Tahun 2022 tentang Standar Proses Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar dan Jenjang Pendidi- kan Menengah pada Pasal 12 Ayat (2) poin a. Tetapi pada kenyataannya, sekolah masih belum mampu mewujudkan hal tersebut dikarenakan masih terjadinya berbagai perilaku menyimpang dikalangan siswa yang dapat mempengaruhi kelancaran proses belajar mengajar di sekolah, salah satunya yaitu perilaku perundungan (bullying). Perundungan (bullying) merupakan perilaku menyimpang atau tindak kekerasan yang kerap terjadi dikalangan siswa, termasuk siswa sekolah dasar. Perilaku ini dapat dilakukan oleh se- seorang ataupun sekelompok orang dengan tujuan membuat korban merasa tidak nyaman, tertekan dan juga tersakiti. Pemerintah telah mengeluarkan Permendikbud No. 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan sebagai langkah membantu pihak sekolah dalam mencegah dan menanggulangi tindak kekerasan yang terjadi. Sebagaimana pada Pasal 3 bertujuan untuk melindungi anak dari tindak kekerasan, mencegah anak melakukan tindak kekerasan serta mengatur mekanisme sanksi terhadap