24
Jurnal MIPA 40 (1) (2017): 24-27
Jurnal MIPA
http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JM
Analisis Porositas dan Kuat Tekan Campuran Tanah Liat Kaolin dan Kuarsa
sebagai Keramik
F Setiawan
, L Arifani M, A Yulianto, M P Aji
Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Info Artikel
_______________________
Sejarah Artikel:
Diterima 11 Januari 2017
Disetujui 23 Maret 2017
Dipublikasikan 1 April 2017
_______________________
Keywords:
ceramics; kaolin; quartz sand;
porosity; violence
_____________________________
Abstrak
__________________________________________________________________________________________
Keramik merupakan bahan komposit yang memiliki tahanan suhu tinggi, keausan dan korosi yang
lebih baik daripada super alloy namun memiliki sifat getas. Penelitian bertujuan untuk
mengetahui karakteristik keramik dengan penambahan campuran pasir kuarsa terhadap sifat
mekaniknya. Preparasi lempung dan pasir kuarsa dilakukan dengan cara ditumbuk menggunakan
cawan dan mortar, sehingga diperoleh material serbuk. Penentuan komposisi bahan dihitung
berdasarkan persentase massa. Sampel keramik dibuat dengan komposisi berbeda sebanyak 6
sampel, dengan variasi perbandingan kaolin dan pasir kuarsa 8:0, 7:1, 6:2, 5:3, 4:4 ,3:5
Pembentukan sampel dengan cara cetak dan proses sintering menggunakan furnace hingga
mencapai suhu 750 ºC dengan waktu penahanan 1,5 jam. Parameter karakterisasi sampel
meliputi porositas dan kekerasan. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa sifat mekanik
optimum keramik dihasilkan pada komposisi 50% kaolin dan 50% pasir kuarsa. Pada komposisi
tersebut dihasilkan karakteristik porositas 34,83% dan kekerasan 342,53 kgf/cm2.
Abstract
__________________________________________________________________________________________
Keramik merupakan bahan material yang banyak dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai
produk kerajinan dan sebagai bahan material bangunan. Produk dari kerajian keramik dapat
berupa porselen, ubin, kendi, patung, atau kerajinan yang tidak banyak menerima beban kerja
secara terus menerus. Keramik merupakan bahan komposit yang memiliki tahanan suhu tinggi,
keausan dan korosi yang lebih baik daripada super alloy namun memiliki sifat getas (Subiyanto &
Subowo 2003). Untuk mendapatkan keramik yang baik, dibutuhkan uji mekanis keramik. Kajian
penelitian tentang kekuatan mekanis masih sangat jarang dilakukan karena belum menjadi
perhatian utama dalam produksi keramik. Untuk meningkatkan kualitas produk keramik perlu
rekayasa sifat mekanis sehingga meminimalisir cacat atau rusak saat pengiriman maupun
ketahanan pada produk keramik. Kekerasan keramik kaolin semakin naik seiring dengan naiknya
suhu sinter dan tekanan kompaksi (Amin & Irawan 2008). Material keramik berkembang dengan
pesat, perkembangan tersebut meliputi kuat tekan keramik, struktur dalam berupa porositas,
densitas keramik dan juga komposisi keramik. Penelitian mengenai kuat tekan keramik dan
pengujian porositas dengan bahan yang berbeda-beda masih jarang dilakukan. Uji kuat tekan dan
porositas bisa digunakan untuk menentukan kualitas keramik yang baik.
© 2017 Universitas Negeri Semarang
Alamat korespondensi:
E-mail: setiawanfjr@outlook.com
ISSN 0215-9945