Abdul Muis Amin, Implementasi Asesmen dan Intervensi Bagi Anak ...................................... 1 IMPLEMENTASI ASESMEN DAN INTERVENSI BAGI ANAK BERPERILAKU TEMPER TANTRUM (suatu kajian teori dan studi kasus) Abdul Muis Amin Staf Pengajar Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Tadulako Abstrak :Tulisan ini adalah suatu kajian teoritis dari kepustakaan dan studi kasus mengenai Asesmen dan Intervensi dini bagi anak yang berperilaku temper tantrum. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi orang tua, pendidik, dan orang dewasa lainnya yang peduli terhadap perkembangan perilaku anak. Perilaku temper tantrum dikatakan sebagai suatu reaksi yang berlebihan dari seorang anak ketika keinginannya tidak terpenuhi atau merupakan suatu ekspresi kemarahan yan kuat dan lepas kontrol yang disertai dengan sifat menangis, menjerit, menghentak-hentakkan kaki, memukul, dan menentang. Pada dasarnya perilaku temper tantrum merupakan suatu hal yang wajar terjadi pada anak usia 2-4 tahun, walaupun ada orangtua yang masih harus menghadapi perilaku temper tantrum anaknya sampai mereka berusia 5-6 tahun. Perilaku temper tantrum ini umumya disebabkan karena pada usia ini seorang anak mulai menunjukkan sikap negativistie dan kemandirian. Anak juga mengalami kesulitan untuk mengungkapkan keinginannya secara verbal dan memiliki berlaku eksplosif atau meledak-ledak. Kata Kunci : Implementasi Asesmen, Intervensi, Perilaku Temper Tantrum A. Pendahuluan Anak adalah suatu karunia dan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki potensi yang perlu ditumbuh kembangkan seluas-luasnya secara optimal, baik fisik, mental maupun sosial-emosional, dan berakhlak mulia, sehingga kelak memiliki peran strategis terhadap kelangsungan eksistensi bangsa dan negara pada masa depan. Setiap anak dalam pertumbuhan dan perkem-bangannya, memiliki perbeda-an karakteristik individual masing-masing anak. Diantara perbedaan tersebut adalah perbedaan dalam perilaku. Adanya perbedaan perilaku ini, diperlukan suatu penanganan khusus utamanya bagi perilaku anak yang me- nyimpang dari perilaku yang diharapkan. Kenyataan menunjukkan bahwa masih ada pelaku pendidikan seperti orangtua, guru, dan orang dewasa lainnya yang belum memiliki wawasan dan pengetahuan dalam menghadapi atau menanggulangi perilaku yang menyimpang seperti perilaku Temper Tantrum. Perilaku Temper Tantrum ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, tetapi perlu penanganan dan dihadapi dengan arif dan bijaksana. Oleh karenanya bagi orangtua yang memiliki anak yang berperilaku Temper Tantrum hendaknya memiliki pemahaman yang luas tentang perilaku Temper Tantrum dan cara melakukan asesmen sehingga mampu menetapkan intervensi dini secara optimal agar perilaku Temper Tantrum tersebut tidak akan ber- kembang menjadi perilaku yang menyimpang dan menjadi perilaku permanen bagi kehidupan anak selanjutnya. B. Asesmen Penyimpangan Per- kembangan Perilaku Anak 1. Hakikat dan Pengertian Asesmen. Istilah asesmen banyak digunakan di berbagai bidang misalnya : Bidang Perpajakan, asesmen merupakan suatu metode untuk menaksir berapa pajak yang harus dibayar oleh wajib pajak, dengan cara menilai atau mengakses jumlah kekayaannya. Bidang Medis, asesmen berarti usaha untuk menemukan sumber gangguan atau penyakit untuk kemudian dilaku-kan pengobatan.