Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni ISSN 2579-6348 (Versi Cetak) Vol. 2, No. 2, Oktober 2018: hlm 671 - 680 ISSN-L 2579-6356 (Versi Elektronik) 671 PERAN PARENTAL CAREER SPECIFIC BEHAVIOR DAN TRAIT KEPRIBADIAN TERHADAP PERILAKU EKSPLORASI KARIR SISWA SMA KELAS XI (STUDI PADA SEKOLAH X DI JAKARTA BARAT) Mutiara Mei Permata 1 , Sri Tiatri 2 , Heni Mularsih 3 1 Program Studi Magister Psikologi, Universitas Tarumanagara Jakarta Email: mutiarameipermata@gmail.com 2 Program Studi Magister Psikologi, Universitas Tarumanagara Jakarta Email: sri.tiatri@untar.ac.id 3 Program Studi Magister Psikologi, Universitas Tarumanagara Jakarta Email: henim@mku.untar.ac.id ABSTRAK Pada masa transisi yang dialami saat remaja, individu harus mempersiapkan landasan karir yang dikenal sebagai pemilihan jurusan di perguruan tinggi. Remaja perlu mengusahakan beragam cara untuk mengidentifikasi alternatif pilihan karir, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan (perilaku eksplorasi karir). Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya, ada inkonsistensi mengenai peran masing-masing dimensi trait kepribadian terhadap perilaku eksplorasi karir, sedangkan peran orang tua terhadap perilaku eksplorasi karir anak lebih banyak diteliti berdasarkan attachment atau pola asuh orang tua, sehingga menghasilkan efek linear. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran parental career-specific behavior dan trait kepribadian terhadap perilaku eksplorasi karir. Dengan metode penelitian korelasional, 154 partisipan yang merupakan siswa kelas XI SMA X, Jakarta Barat dipilih menggunakan teknik non-random sampling, dengan menggunakan total sampling. Instrumen berupa kuesioner yang merupakan adaptasi dari Career Exploration Survey, Parental Career-Specific Behavior, dan Five Factor Model Short-Form Inventory. Data penelitian dianalisis menggunakan uji regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan trait kepribadian berperan terhadap perilaku eksplorasi karir (R 2 =0.493, p<0.05). Secara spesifik, empat trait kepribadian berperan signifikan dengan arah hubungan yang positif, yaitu openness (β=1.500, p<0.05), conscientiousness (β=1.122, p<0.05), extraversion (β=0.756, p<0.05), dan neuroticism (β=0.478, p<0.05); sedangkan trait agreeableness tidak memiliki peran terhadap perilaku eksplorasi karir (β=-0.028, p>0.05). Parental career-specific behavior memiliki peran terhadap perilaku eksplorasi karir (R 2 =0.693, p<0.05). Secara spesifik, dimensi parental support dalam parental career specific behavior memiliki peran dengan arah hubungan yang positif (β=1.785, p<0.05), sedangkan peran signifikan dengan arah hubungan yang negatif ada pada dimensi parental interference (β=-3.138, p<0.05) dan dimensi lack of parental engagement (β=-1.088, p<0.05). Secara bersama-sama, trait kepribadian dan parental career-specific behavior berperan signifikan terhadap perilaku eksplorasi karir (R 2 =0.740, p<0.05). Kata kunci: perilaku eksplorasi karir, parental career-specific behavior, trait kepribadian 1. PENDAHULUAN Latar belakang Masa remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa (Santrock, 2011). Dalam masa transisi ini, individu mengalami banyak perubahan sebagai landasan bagi perkembangan di masa dewasa (Wiesner, Vondracek, Capaldi, & Porfeli, 2003). Menurut Skorikov (2007) dan Dietrich (2013), salah satu landasan atau persiapan yang harus dibuat oleh remaja adalah mempersiapkan karir untuk masa dewasa. Bahkan, Super (dikutip dalam Hirschi & Läge, 2008) dan Erikson (dikutip dalam Kracke & Scmitt-Rodermund, 2001) menyatakan bahwa persiapan karir ini adalah salah satu tugas perkembangan utama di masa remaja. Salah satu komponen inti dari langkah mempersiapkan karir ini adalah tercapainya sebuah keputusan mengenai karir (Hirschi & Läge, 2008), yang secara umum dikenal sebagai pemilihan jurusan di perguruan tinggi. Individu, terutama yang berada pada masa remaja perlu membuat keputusan mengenai jurusan yang akan diambil di perguruan tinggi atau jenjang pendidikan yang