ISSN : 2746 - 217x Volume 1, Nomor 2, Desember 2020 49 IDENTIFIKASI TANAMAN LABU AIR (Lagenaria siceraria) SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN KOTEKA SERTA MANFAAT EKONOMI BAGI MASYARAKAT DI KAMPUNG DUAGIKOTU DISTRIK PANIAI UTARA KABUPATEN PANIAI J.M. Ramandey Staf Pengajar Pada Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire Email : johanis@yahoo.co.id Abstrak Setiap suku bangsa memiliki kearifan lokal (local genius) yang berkembang dalam masyarakat. Kearifan lokal itu telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat pendukungnya. Kearifan lokal menyangkut budaya tertentu dalam masyarakat tertentu. Dengan demikian, kajian terhadap kearifan lokal juga merupakan kajian yang menyangkut suatu kebudayaan. Hal ini sejalan dengan yang dikatakan oleh Haba (2007), bahwa kearifan lokal mengacu pada berbagai kekayaan budaya yang tumbuh dan berkembang dalam sebuah masyarakat. Koteka dikenal sebagai symbol budaya masyarakat asli papua pegunungan sebagai pakaian adat sebagai penutup aurat laki-laki pada masyarakat yang hidup di wilayah Mee Pago (suku Mee dan Moni) dan La Pago (suku Lani, Dani, Yali, Katengban, dan Ngalum). Suku-suku ini bermukim di wilayah pegunungan tengah Papua (terbentang dari danau Paniai, lembah Baliem dan Pegunungan Jayawijaya). Koteka terbuat dari kulit buah Labu Air yang dalam bahasa latinnya (Lagenaria siceraria). Tanaman labu air ini tergolong mudah ditanam dan wilayah tanamnya menyebar di berbagai belahan dunia, dari daerah beriklim tropis sampai subtropis. Dataran tinggi berhawa dingin maupun dataran rendah berhawa panas cocok ditanami labu (Sastrapraja,1980). Penelitian ini telah dilaksanakan di Kampung Duagikotu Distrik Paniai Utara Kabupaten Paniai, dimana penelitian ini direncanakan dilakukan selama 2 bulan, yaitu dari bulan Juli sampai dengan bulan Agustus tahun 2020 tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Tanaman Labu Air (lagenaria siceraria) Sebagai Bahan Pembuatan Koteka Serta Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat Di Kampung Duagikotu Distrik Paniai Utara Kabupaten Paniai Hasil Penelitian menunjukkan bahwa bahan baku pembuatan koteka berasal dari tanaman labu air (lagenaria siceraria). Pemanfaatan koteka selain digunakan untuk menutupi aurat kaum pria saat ini telah dijadikan tambahan penghasilan karena koteka dijadikan souvenir dari daerah pengunungan papua. Kata Kunci : Koteka, identifikasi, tanaman labu air Abstrak Each ethnic group has local wisdom (local genius) that develops in society. This local wisdom has become part of the daily life of the people who support it. Local wisdom regarding certain cultures in certain communities. Thus, the study of local wisdom is also a study concerning a culture. This is in line with what Haba (2007) said, that local wisdom refers to various cultural properties that grow and develop in a society. Koteka is known as a cultural symbol of the indigenous Papuan mountains as traditional clothing as a cover for male genitalia in the communities living in the Mee Pago (Mee and Moni tribes) and La Pago (Lani, Dani, Yali, Katengban, and Ngalum tribes) areas. These tribes live in the central mountainous region of Papua (stretching from the Paniai lake, the Baliem valley and the Jayawijaya Mountains). Koteka is made from the skin of pumpkin fruit which in Latin is (Lagenaria siceraria). This water pumpkin plant is relatively easy to grow and its growing area spreads in various parts of the world, from tropical to subtropical climates. The highlands with cold and hot lowlands are suitable for planting pumpkins (Sastrapraja, 1980). This research has been carried out in Duagikotu Village, Paniai Utara District, Paniai Regency, where this research is planned to be conducted for 2months, namely from July to August 2020, the purpose of this research is to identify water pumpkin plants (lagenaria siceraria) as materials for making Koteka. As well as the Economic Benefits for the Community in Duagikotu Village, Paniai Utara District, Paniai Regency. The results showed that the raw material for making koteka comes from water gourd plants (lagenaria siceraria). The use of koteka in addition to being used to cover men's genitals has now been used as additional income because koteka is used as a souvenir from the mountainous regions of Papua. Keywords: Koteka, identification, pumpkin plants