240 Karakteristik Organoleptik Yogurt Susu Ultra High Temperature (UHT) dengan Penambahan Bakteri Lactobacillus acidophilus (Organoleptic Characteristics of Ultra High Temperature (UHT) Milk Yogurt with The Addition of Lactobacillus acidophilus bacteria) Siti Rahmawati 1 , Astriana Napirah 1 , Fitrianingsih 1*, Asma Bio Kimestri 1 1 Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo, Kampus Hijau Bumi Tridharma Jl. H. E. A. Mokodompit, Andonohu, Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia 93232. *Corresponding author: fitrianingsih.peternakan@uho.ac.id Abstrak. Mengkonsumsi susu segar secara rutin akan sangat membantu dalam kesehatan tubuh manusia, karena kandungan nutrisi yang terkandung di dalamnya masih bersifat alami. Salah satu upaya penganekaragaman olahan susu UHT adalah yogurt. Yogurt berbahan dasar susu UHT dapat mengurangi resiko kontaminasi karena proses sterilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik organoleptik yogurt susu Ultra High Temperature (UHT) dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus. Metode penelitian yaitu metode eksperimen. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah yogurt tanpa penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus (P0), yogurt dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus 5% (P1), yogurt dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus 10% (P2), yogurt dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus 15% (P3). Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah uji Organoleptik yang meliputi aroma, rasa, warna dan penerimaan umum Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam dan perlakuan yang berpengaruh nyata terhadap variabel yang diukur diuji lanjut menggunakan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yogurt dengan penambahan starter dari persentase yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai aroma, rasa, dan penerimaan umum, namun tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap warna. Dapat disimpulkan bahwa yogurt susu UHT dengan penambahan persentase starter yang berbeda dapat meningkatkan nilai rasa dan menurunkan nilai aroma dan penerimaan umum panelis. Kata Kunci: Susu UHT, Lactobacillus acidophilus, yogurt, starter dan Organoleptik Abstract. Consuming fresh milk regularly will be very helpful in the health of the human body, because the nutritional content contained in it is still natural. One of the efforts to diversify UHT dairy products is yogurt. UHT milk-based yogurt can reduce the risk of contamination due to the sterilization process. This study aims to evaluate the organoleptic characteristics of Ultra High Temperature (UHT) milk yogurt with the addition of Lactobacillus acidophilus bacteria. The research method is the experimental method. The design used in this study was a complete randomized design (RAL) consisting of 4 treatments and 5 repeats. The treatment used is yogurt without the addition of Lactobacillus acidophilus bacteria (P0), yogurt with the addition of Lactobacillus acidophilus bacteria 5% (P1), yogurt with the addition of Lactobacillus acidophilus bacteria 10% (P2), yogurt with the addition of Lactobacillus acidophilus bacteria 15% (P3). The variables measured in this study are organoleptic tests which include aroma, taste, color and general acceptance. The data obtained were analyzed by variety analysis and treatment that had a real effect on the measured variables were further tested using the Duncan test. The results showed that yogurt with the addition of starter of different percentages had a significant effect (P<0.05) on the value of aroma, taste, and general acceptance, but did not have a noticeable effect on color. It can be concluded that UHT milk yogurt with the addition of different starter percentages can increase the taste value and decrease the aroma value and general acceptance of panellists. JIPHO (Jurnal Ilmiah Perternakan Halu Oleo): Vol: 5, No 3, Juli 2023 Halaman:240-245 eISSN: 2548-1908 DOI: 10.56625/jipho.v5i3.40172